Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hakim kasus Merpati: Kinerja BUMN selalu merugi

Hakim kasus Merpati: Kinerja BUMN selalu merugi Pesawat merpati. ©jetphotos.net

Merdeka.com - Ketua Majelis Hakim kasus korupsi Merpati, Pangeran Napitupulu merasa heran dengan kinerja BUMN. Menurutnya, hingga saat ini perusahaan pelat merah selalu saja merugi.

"Bingung saya, ke mana tahu uangnya? Selalu saja defisit. Coba saja, contohnya kantor pos, cuma modal ludah saja, bisa rugi," ujar Pangeran dengan nada tinggi dalam persidangan kasus Merpati di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (2/8).

Pangeran lantas menyindir, masyarakat Indonesia terlalu bangga menggunakan produk luar negeri. Hal itu menurutnya, membuka peluang bagi adanya korupsi.

"Inilah orang Indonesia, sedikit-sedikit ke luar negeri, kenapa takut jatuh sendiri (pesawatnya)," sindirnya.

Sidang kasus korupsi penyewaan dua unit pesawat Boeing 737-400 dan Boeing 737-500 digelar hari ini. Agenda dalam sidang ini adalah mendengarkan keterangan saksi yang merupakan mantan Direktur Keuangan Merpati Airlines Nusantara, Guntur Aradea.

Guntur sempat dimarahi hakim karena memberikan keterangan yang membenarkan adanya kontrak sewa pesawat. Pangeran menilai, karena kontrak sewa itulah yang menyebabkan adanya indikasi korupsi di tubuh maskapai penerbangan yang baru saja kembali berdiri. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP