Hakim dan pegawai PN Medan jalani tes urine
Merdeka.com - Puluhan hakim beserta seratusan pegawai dan tenaga honorer di Pengadilan Negeri (PN) Medan menjalani tes urine, Senin (2/10). Langkah ini dilakukan untuk membersihkan lingkungan pengadilan dari pengaruh narkoba.
"Ini merupakan program Mahkamah Agung (MA) kerja sama dengan BNN, agar peradilan bersih dari narkoba," kata Erintuah Damanik, Humas PN Medan.
Dia memaparkan, tes berlangsung sejak pukul 08.00 Wib hingga siang. Sekitar 200-an orang menyerahkan urinenya kepada petugas BNNP Sumut, termasuk 50-an hakim.
"Bukan hanya hakim, tapi pegawai dan staf honorer juga menjalani tes," sebut Erintuah.

Erintuah menyatakan tes dilakukan mendadak setelah pihak PN Medan menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Ketua PN Medan langsung memerintahkan jajarannya untuk menjalani tes urine.
Sebelum tes, pihak BNN meminta agar jajaran PN Medan memberikan pemberitahuan jika ada yang tengah mengonsumsi obat-obatan, sepetti untuk jantung ataupun hipertensi. Pemberitahuan itu juga harus diikuti dokumen terkait, seperti surat dokter dan resep.
Hasil dari tes urine ini belum diketahui. BNN Provinsi Sumut masih akan melakukan pengujian. Selanjutnya mereka akan memberikan laporan ke Ketua PN Medan
"Jika nanti ada pegawai yang terbukti positif narkoba, akan kita laporkan ke atasan lalu ke Mahkamah Agung. Kita juga lihat dulu apakah yang bersangkutan dapat direhabilitasi. Kalau bisa, kita rehabilitasi. Tapi kalau dia terlibat jaringan akan diserahkan ke penyidik. Yang pasti setiap perbuatan ada sanksinya," sebut Erintuah.

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya