Hadiri pemusnahan sabu, Risma dihadiahi lonceng peninggalan Belanda
Merdeka.com - Hadiri acara pemusnahan sabu seberat 8,010.83 kilogram, Wali Kota Tri Rismaharini dihadiahi lonceng kuno oleh Kapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Kombes Pol Yan Fitri, Selasa (19/5).
Lonceng besi besar itu peninggalan zaman penjajahan Belanda. Itu bisa diketahui dari tulisan yang menempel pada bodi lonceng Paul van Vlissingen & Dudok van Heel, Amsterdam 1843.
"Bu Risma dapat hadiah lonceng," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri saat mendampingi Risma meninjau lokasi bersejarah yang berada di Gedung Polrestabes Surabaya.
Risma mengaku cukup senang diberi lonceng. Apalagi dia tengah getol-getolnya mengumpulkan benda bernilai sejarah di Kota Pahlawan ini, untuk mengisi Museum Surabaya yang diresmikannya beberapa waktu lalu di Gedung SIOLA.
"Oh iya, senang. Lonceng ini akan kita taruh di Museum Surabaya yang ada di SIOLA. Nanti kita juga akan lakukan proses serah-terima dengan Bapak Kapolres (Kapolrestabes Surabaya)," ucap Risma tersenyum.
Setelah melihat bentuk lonceng besar yang tergantung di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya itu, Risma juga berkesempatan meninjau lokasi-lokasi bersejarah di lingkungan markas polisi yang dibangun di masa penjajahan Belanda tersebut.
Gedung Mapolrestabes Surabaya berdiri tahun 1850, dan sudah ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya oleh Pemkot Surabaya. Pada dinding depan gedung, jelas tertulis Hoofdbureau Van Politie atau Kantor Polwiltabes SBY (1850).
Pada saat pendudukan Jepang, gedung ini berganti nama jadi Markas Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Istimewa) Kota Surabaya.
Sebelum menjadi Polrestabes Surabaya di akhir Tahun 2009, markas polisi ini bernama Polwiltabes Surabaya yang membawahi tujuh Polres, di antaranya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Polres Surabaya Timur, Surabaya Selatan, Surabaya Utara, Sidoarjo dan Polres Gresik.
Diberitakan sebelumnya, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, Kompol Suparti, Kejaksaan, dan Wali Kota Risma menyaksikan secara pemusnahan 8,010.83 kilogram sabu hasil ungkap Satreskoba Polrestabes Surabaya.
Risma juga berkesempatan berdialog dengan para tersangka, khususnya pelaku narkoba usia remaja. Usai acara pemusnahan, Kapolrestabes Surabaya memberi hadiah lonceng peninggalan Belanda yang ada di Mapolrestabes Surabaya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya