Hadapi Pilkada 2020, KPU Pertimbangkan Asuransi untuk Petugas KPPS
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum mulai melakukan evaluasi usai menyelenggarakan pemilu serentak 2019. Lembaga ini tengah menyusun program agar pelaksanaan pilkada serentak 2020 tak sampai memakan korban jiwa akibat kelelahan seperti penyelenggaraan Pemilu.
"Paling dekat nanti Pilkada 2020, apakah mungkin evaluasi asuransi untuk petugas KPPS," kata Komisioner KPU RI, Ilham Saputra di sela penyerahan santunan kepada ahli waris anggota KPPS meninggal di KPU Kota Bekasi, Jumat (12/7).
Dengan adanya jaminan itu, kata dia, petugas penyelenggara pemilu di lapangan tak lagi khawatir jika ada persoalan menyangkut kesehatan yang bersangkutan. "Bisa saja nanti di undang-undang ada asuransi," kata dia.
Ia mengatakan, lembaganya masih melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu legislatif dan presiden 2019. Sebab, dalam penyelenggaraan itu, ada sekitar 400 KPPS meninggal dunia akibat kelelahan.
"Kita akan mengevaluasi sistem pemilu saat ini. Apakah masih layak pemilu serentak, kalau layak, seperti apa (mekanismenya)?" kata dia.
Ia mengakui jika pemilu serentak 2019 menguras cukup tenaga. Akibatnya ada ratusan KPPS meninggal dunia. Hasil penyelidikan bersama UGM, kata dia, mayoritas meninggal karena kelelahan disertai penyakit bawaan.
"Tidak ada niatan tanda kutip menghabisi saudara kami, keluarga besar KPU sendiri. Karena memang pekerjaan saat ini cukup menguras tenaga," kata dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya