Habibie disebut satu-satunya Presiden yang minta maaf Tragedi 98
Merdeka.com - Komnas Perempuan dan korban Tragedi Mei 1998 mengundang Presiden ke-3 RI BJ Habibie dalam peringatan Tragedi Mei 98 yang tahun ini akan kembali digelar di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Mereka punya alasan kuat mengundang Habibie dalam acara yang rencananya digelar pada 8 Mei nanti.
"Dia adalah Presiden yang waktu itu meminta maaf kepada keluarga korban kekerasan seksual, dan dia satu-satunya Presiden yang mau minta maaf, meskipun setelah itu disangkal," ujar Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amirudin di kantornya, Jakarta, Sabtu (6/5).
Habibie juga diminta menyampaikan pidato pada peringatan Tragedi Mei 98. Kehadiran Habibie akan dianggap sebagai contoh rezim yang mau mengakui kesalahan. Apalagi tragedi Mei 1998 sudah menimbulkan luka mendalam karena banyak jatuh korban jiwa.
"Jadi kehadiran beliau untuk menunjukkan bagi pemerintah contoh seorang Presiden yang mau meminta maaf dan mau berbuat sesuatu untuk melakukan penyelidikan dalam peristiwa itu," tegasnya.
Peringatan Tragedi Mei 98 tahun ini kembali akan diadakan pemakaman Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Sejak 2012, secara rutin para keluarga korban memperingati Tragedi Mei 1998. Pada 2015 pemerintah mendirikan monumen Mei 1998 di makam Massal Korban Mei 98 di TPU Pondok Ranggon. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya