Habib Syech rela rumahnya jadi tempat pengungsi Merapi
Merdeka.com - Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf rela jika rumahnya di Solo, Jawa Tengah dijadikan tempat pengungsian warga yang terkena dampak erupsi.
"Aku orak popo (saya tidak apa-apa). Tapi semoga Merapi tenang dan tidak ada apa-apa yah?" ungkap Habib Syech saat menjadi pembicara dan memimpin Istigasah dan Salawat bersama di lereng Merapi radius 5 kilometer dari puncak, tepatnya di Dusun Sengi, Desa Gowok, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (2/5).
Ia ikhlas jika rumahnya menjadi tempat pengungsian dalam waktu lama. "Sing meh seminggu neng ngumahku semiggu tak terima orak popo. Sing meh kawin, tak kawinke (Yang mau mengungsi selama satu minggu saya terima tidak apa-apa)" ungkapnya.
Ia berharap masyarakat mematuhi aturan. Jika ada perintah mengungsi, sebaiknya langsung mengungsi.
"Contoh di Gunung Semeru kemarin kon ngungsi malah mbegogok wae. Dadine koyok ngunu ono korbane (Disuruh mengungsi malah bertahan jadinya seperti itu ada korbanya)" tuturnya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya