H-7 Lebaran, pemudik mulai padati Stasiun Solo Balapan
Merdeka.com - Hingga H-7 Lebaran, Jumat (8/6), ribuan pemudik dari berbagai kota sudah berdatangan di Stasiun Solo Balapan. Selain Jakarta, pemudik juga berasal dari Bandung, Surabaya dan kota lainnya. Para pemudik memilih pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan yang mungkin terjadi.
Pantauan di Stasiun Solo Balapan, Jumat (8/6) pagi, selain kereta reguler sejumlah kereta ekstra Lebaran juga sudah beroperasi. Dari Jakarta Gambir kedatangan KA Argo Lawu dan KA Argo Lawu ekstra dipenuhi penumpang. Demikian juga juga KA Lodaya dan Lodaya ekstra dari Bandung.
Indra (34) pemudik asal Jakarta mengatakan, ia memilih mudik lebih awal agar lebih lancar. Pada H-7, kata dia, kondisinya lebih sepi, apalagi bertepatan dengan hari Jumat.
"Mumpung masih sepi, saya mudik, kebetulan tiketnya dapatnya juga hari ini. Sebenarnya belum libur kerja, tapi perusahaan mengizinkan," ujar Indra yang akan pulang ke kampung halamannya, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.
Mayang (19) seorang mahasiswi yang berkuliah di Jakarta mengaku ingin pulang lebih cepat, biar bisa berlibur lebih panjang. Setelah mampir ke Solo dengan menumpang kereta Argo Lawu, dia akan melanjutkan perjalanan ke tanah kelahirannya Palangkaraya dengan pesawat.
"Saya memang sengaja memilih pulang awal, biasanya kalau mendekati lebaran pasti ramai," katanya.
Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto menyampaikan, pada H-7 hari ini sudah terlihat peningkatan penumpang. Pemudik yang datang ke Stasiun Solo Balapan di antaranya dari Jakarta, Surabaya dan Bandung. Untuk angkutan kereta dari Jakarta dan Bandung juga sudah menggunakan kereta tambahan.
"Untuk kereta yang dari Bandung okupansi mencapai 87 persen, kalau dari Jakarta sudah 100 persen. Untuk kereta tambahan dari Bandung yakni Lodaya tambahan sedangkan dari Jakarta adalah Argo Lawu," jelasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya