H-5 Lebaran, Pemudik Sudah Padati Tol Semarang-Solo
Merdeka.com - Memasuki H-5 Lebaran atau Jumat (31/5) pemudik mulai memadati tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo. Kendaraan yang melintas didominasi roda empat berplat nomor Jakarta. Pantauan di lokasi, para pemudik ini banyak yang keluar di gerbang tol menuju Solo. Yakni exit tol Colomadu untuk keluar melalui Kota Kartasura dan exit tol Ngemplak untuk menuju Solo.
Di ruas Boyolali hingga Solo memang belum terdapat tempat peristirahatan permanen. Namun, pengelola tol menyediakan rest area darurat di KM 487 A maupun 487 arah sebaliknya. Sejumlah fasilitas terdapat di area peristirahatan tersebut di antaranya musala, posko kesehatan, posko istirahat, kios BBM Pertamina dan SPBU mini atau 'mobile dispencer'.
Meski fasilitas terbatas, rest area tersebut juga mulai dipenuhi kendaraan roda empat. Sayangnya, dua lajur yang seharusnya bisa dilalui kendaraan tidak dapat berfungsi optimal mengingat satu lajur digunakan untuk parkir kendaraan yang beristirahat.
Oleh karena itu, hanya satu lajur yang dapat digunakan untuk melintas kendaraan, itupun tidak dapat berfungsi maksimal karena menjadi satu dengan lajur antrean kendaraan yang akan mengisi BBM.
Pantauan di Gerbang Tol Colomadu belum terlihat penumpukan kendaraan. Terlihat, dua gardu eksisting difungsikan dan ada enam gardu satelit yang sudah terpasang ke arah keluar tol. Meski demikian, baru tiga gardu satelit yang dioperasionalkan.
Untuk memastikan kelancaran pembayaran di gerbang tol, terlihat para petugas PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) berjaga-jaga di setiap gardu pembayaran.
Menuju ke jalan arteri, terlihat ramai lancar. Di pertigaan Colomadu, Kartasura mulai terlihat kemacetan hingga 100 meter yang didominasi oleh kendaraan roda empat.
Sedangkan di pertigaan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo jalan masih ramai lancar, baik itu menuju ke arah Klaten dan Yogyakarta maupun ke arah Solo.
Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo mengatakan telah membentuk Satgas Lebaran yang bertugas mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
"Satgas telah kita tugaskan mulai H-7. Mereka bertugas mengkoordinasikan antrean di gerbang tol dan memastikan penggunaan fasilitas di rest area. Karena rest area ini kan bukan kami yang mengelola tetapi Jasamarga Properti," katanya.
Selain itu, lanjut Ari, pihaknya juga akan menambah petugas tol yang terjun ke lapangan. Jika di hari normal hanya 50 petugas di lapangan, namun pada mudik Lebaran jumlahnya ditambah menjadi 100 petugas.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya