Guyonan Panglima TNI sampai sebut muka Pangkostrad seram
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi Kasau Marsekal Agus Supriyatna, Kasad Jenderal Mulyono dan Kasal Laksamana Ade Supandi memantau langsung pelaksanaan gladi bersih peringatan hari ulang tahun TNI ke-70 yang dilaksanakan di Kawasan Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (3/10).
Gladi resik dimulai pukul 09.00 WIB diawali gelar pasukan dari tiga angkatan yaitu TNI AD, TNI AU dan TNI AL. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi.
Pasukan yang terlibat Parade dan Defile diantaranya adalah Batalyon Gabungan Pamen TNI yang berjumlah 269 personel, Brigade Upacara I Gabungan TNI yang berjumlah 809 personel yang terdiri dari POM TNI, Wan TNI dan Akademi TNI, Brigade Upacara II TNI AD berjumlah 809 personel terdiri dari Kopassus dan Dua Batalyon Kostrad, Brigade Upacara III TNI AD dengan jumlah 809 personel, terdiri dari 300/R, Batalyon 312/KH dan Batalyon 201/JY. Brigade Upacara IV TNI AL dengan jumlah 809 personel, Brigade Upacara V TNI AU dengan jumlah 809 personel.
Sementara itu, alutsista TNI yang dikerahkan untuk memeriahkan acara ini, diantaranya TNI AD yang mengerahkan 6 tank scorpion, 4 tank Marder, 4 Panser Tarantula dan 1 Radar Giraffe. TNI AL mengerahkan 4 Tank BMP 3F, 3 Tank LVT 7, 3 Roket RM 70 Grad dan 2 Howitzer LG 1 MK 2. TNI AU mengerahkan 2 Ransus Smart Hunter, 2 Truk Mercy Target, Drone dan Rudal QW3. Untuk Demonstrasi alutsista akan turut pula dikerahkan 9 Pesawat Sukhoi SU-27/30.
Usai pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan dilaksanakannya demonstrasi prajurit dan Alutsista TNI, seperti TNI AD yang akan menampilkan Demo Yongmoodo berkekuatan 3233 prajurit TNI. TNI AL mendemonstrasikan Operasi Laut Gabungan, Operasi Amphibi, Operasi Laut Gabungan dalam rangka merebut keunggulan Laut dan Operasi Amphibi untuk mengembalikan kedaulatan NKRI.
Suasana berbeda terlihat usai serangkaian gladi resik. Adalah Panglima TNI Jenderal Gatot yang kali ini jadi bintang di tengah ribuan prajurit. Saat memberikan evaluasi pelaksanaan gladi resik, Jenderal Gatot justru tampil menghibur prajurit dengan guyonan-guyonannya yang menggelitik dan mengundang tawa. Merdeka.com mencatat guyonan yang dilempar Jenderal Gatot. Berikut paparannya.
Muka kamu serem, ditambah bentak-bentak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDalam evaluasinya, Jenderal Gatot memberikan catatan untuk Komandan Upacara Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi. Letjen Edy diminta tidak terlalu bersemangat sampai mengeluarkan nada tinggi saat melaporkan jalannya upacara ke Inspektur Upacara. Apalagi, yang nanti menjadi inspektur upacara adalah Presiden Joko Widodo.
"Pangkostrad kalau lagi laporan ke Presiden jangan sambil bentak-bentak. Saya saja ngeliatnya takut. Udah muka kamu serem ditambah bentak-bentak lagi," tukasnya.
Meriam cuma buat nakut-nakutin
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTak hanya para prajuritnya yang mendapat catatan dari sang panglima. Master of Ceremony alias MC acara juga mendapatkan koreksi. Saat pelaksanaan upacara peringatan HUT TNI ke-70 yang akan digelar Senin (5/10), Gatot meminta MC tak perlu menyampaikan jumlah meriam yang dikeluarkan saat rangkaian demonstrasi alutsista.
"MC tak perlu sampaikan berapa jumlah meriam. Nanti dikira buang-buang duit rakyat. Biar masyarakat yang dengar sendiri. Padahal kita tahu jumlah meriam itu cuma buat nakut-nakutin aja," katanya.
Ajarin komandan lain baris berbaris
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSetelah berbagai rangkaian acara gladi bersih yang terdiri dari upacara baris-berbaris yang diikuti oleh tiga matra sampai demonstrasi alutsista, Jenderal Gatot memerintahkan seluruh prajuritnya istirahat. Di sela-sela waktu istirahat, Gatot mengevaluasi seluruh rangkaian gladi bersih.
"Ini jujur saya sampaikan. Saya bersama tiga kepala staf melihat Komando Pasukan Wanita yang paling bagus baris berbarisnya," kata Gatot yang disambut tepuk tangan yang riuh dari para prajuritnya.
Gatot langsung memanggil Komandan baris berbaris dari Komando Pasukan Wanita. Dipanggilnya Sang Komandan tersebut, dimaksudkan agar para komandan lain meniru Sang Komandan yang berhasil mencuri kesan dari Panglima TNI. "Ajarin komandan-komandan yang lain baris-berbaris," katanya.
Gobloknya tentara
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPanglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan evaluasi gladi resik untuk upacara HUT TNI. Suasana lebih santai diselingi guyonan Jenderal Gatot. Evaluasi yang disampaikan mulai dari baris-berbaris para prajuritnya sampai Master of Ceremony alias MC acara tersebut.
Di balik catatan Gatot, dia mengaku mengetahui bahwa para prajuritnya tak sungguh-sungguh mengeluarkan kemampuan lantaran hanya sebatas gladi bersih.
"Tapi saya tahu kalian itu kurang ajar karena tidak mengeluarkan kemampuan karena ini bukan hari pelaksanaan," kata Gatot yang disambut tepuk tangan ribuan prajurit yang mengikuti gladi bersih.
Suasana semakin riuh lantaran mayoritas prajurit TNI mengamini pernyataan Gatot yang menyebut mereka kurang ajar. "Betuuul," sahut sejumlah prajurit TNI.
Mendengar respons prajuritnya itu, Gatot kembali melempar guyonannya. "Gobloknya tentara itu kurang ajar malah dibilang betul," katanya disambut tertawa prajuritnya.
Istri saya ulang tahun
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAda peristiwa menarik saat TNI menggelar gladi bersih HUT ke-70 TNI di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Jawa Barat. Saat istirahat makan siang, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memperkenalkan istrinya, Enny Trimurti yang sedang berulang tahun hari ini.
"Kalian sudah dapat makan semua kan? Kebetulan istri saya ulang tahun bareng Wakasau," kata Gatot yang disambut tepuk tangan ribuan prajurit, Sabtu (3/10)
Jenderal Gatot yang menyampaikan evaluasi pelaksanaan gladi bersih menceritakan istrinya sedang berulang tahun. Dan makanan yang sedang disantap para prajurit merupakan traktiran dari istrinya.
Setelah itu Gatot meminta istrinya maju ke depan panggung. Saat sedang melangkah menuju ke depan panggung, melintas Kapal Perang KRI Oswald Siahaan 354 yang mengangkut grup musik yang beranggotakan prajurit TNI. Uniknya, grup musik itu membawakan lagu Selamat Ulang Tahun dari Band Jamrud.Â
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya