Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gus Ipul-Puti miliki basis pendukung hubungan emosional yang kuat

Gus Ipul-Puti miliki basis pendukung hubungan emosional yang kuat

Merdeka.com - Pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti), yang diusung partai pendukung PKB, PDIP, PKS dan Gerindra merupakan pasangan yang sangat ideal. Sebab, keduanya perpaduan antara religius-nasionalis.

"Keduanya memiliki basis pendukung hubungan emosional yang kuat," kata Soekarno, budayawan asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ketika ditemui merdeka.com, di kediamannya Desa Wunut, Kecamatan Porong.

Gus Ipul misalnya, ungkap dia, sudah memiliki hubungan emosional dengan pemilih di pelosok Jawa Timur. Menurutnya, selama menjabat Wagub dua periode mendampingi Pakde Karwo (Soekarwo), sudah melakukan pendekatan emosional diberbagai elemen masyarakat di daerah kabupaten/kota.

"Gus Ipul itu orangnya merangkul semua elemen masyarakat, beliau sudah melakukan pendekatan sejak lama," ujar seniman senior kelahiran 10 November 1945 silam.

Pendekatan itu, sambungnya, dinilai mampu mempengaruhi pemilih karena sudah menjalin hubungan emosional. Belum lagi, lanjutnya, Gus Ipul juga dikenal figur yang religius dan pernah menjabat Ketum GP Ansor dan saat ini menjabat Ketua PBNU.

"Bagi kalangan kiai dan santri, Gus Ipul sudah tidak asing lagi. Beliau juga salah satu cicit pendiri NU yaitu KH. Bisri Syansuri," jelas bapak tiga anak yang memiliki dokumen sejarah berdirinya Kerajaan Jenggolo (sekarang Sidoarjo) itu.

Soekarno melanjutkan, duet Gus Ipul dengan Puti dinilai sangat tepat karena merupakan cucu dari Soekarno, meski nama Puti masih asing di telingga masyarakat Jawa Timur. Dia menilai, trah (keturunan) Bung Karno bagi kalangan Soekarnois masih berpengaruh bagi kaum abangan di Jawa Timur.

"Ideologi Soekarnois sampai sekarang basis pendukungnya masih kuat di Indonesia, apalagi di Jawa Timur. Mereka tanpa diminta pun kalau itu cucunya Bung Karno secara otomatis langsung bergerak," jelas alumni IKIP Surabaya (sekarang Unesa) Tahun 1972 itu.

Termasuk, ujar dia, partai PDIP pengusung Puti, juga memiliki pendukung fanatik di tingkat bawah. "Pendukungnya itu sekali banteng, sampai mati tetap banteng," ungkapnya.

Meski demikian, pria 73 tahun itu memandang lawan Gus Ipul-Puti, yaitu Khofifah-Emil Dardak tidaklah enteng. Sebab, menurut dia, Khofifah juga memiliki pendukung yang banyak.

"Khofifah kan juga Ketua Muslimat pusat, dia memiliki pemilih fanatik bagi kaum wanita," ujarnya.

Termasuk, lanjutnya, Emil Dardak yang merupakan pemimpin muda dari Kabupaten Trenggalek juga mampu memikat pemilih kaum muda.

"Ini sama-sama kuat. Gus Ipul-Puti pendukungnya kuat, Khofifah-Emil juga kuat. Nanti kita lihat saja siapa yang menang," cletuknya sambil gelak tawa pria yang memiliki rumah sanggar seni dan budaya itu. (mdk/paw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP