Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Guru SD ini digaruk Satpol PP saat termenung ratapi nasib

Guru SD ini digaruk Satpol PP saat termenung ratapi nasib Guru DGW mengadu nasib di Jakarta. ©2014 Merdeka.com/Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Kepada petugas Satpol PP, guru SD asal Bondowoso, Jawa Timur, yang mengadu nasib ke Jakarta tapi malah jadi gelandangan, DGW (39), itu mengaku tengah dirundung rasa galau berat.

Penghasilan DGW sebagai guru hanya sebesar Rp 150 ribu per bulan. Uang sebesar itu tentu tak dapat menutupi kebutuhan ekonomi keluarganya di kampung.

"Penghasilan sebagai guru SD yang ia lakukan selama bertahun-tahun rupanya tak mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Makanya dia nekat ke Jakarta," tutur Kasie Yanrehsos Sudin Sosial Jakarta Selatan Miftahul Huda.

DGW pun kerap mengikuti tes CPNS di daerahnya namun selalu gagal. "Dia malu sama istrinya," ucap Miftahul menambahkan.

Alhasil, DGW yang mempunyai satu anak perempuan berusia 5 tahun ini pergi mengadu nasib ke Jakarta tanpa sepengetahuan istri dan anaknya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP