Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Guru di Garut yang Dikabarkan Sempat Lumpuh Pasca Vaksinasi Sudah Bisa Jalan Lagi

Guru di Garut yang Dikabarkan Sempat Lumpuh Pasca Vaksinasi Sudah Bisa Jalan Lagi vaksin Covid-19. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani menyebut kondisi guru yang sempat lemas dan tidak bisa menggerakkan sejumlah bagian tubuhnya, dikabarkan mulai membaik. Guru yang diketahui berinisial EK yang sebelumnya hanya terlentang di atas tempat tidur, kini sudah bisa berjalan kaki lagi.

"Sudah membaik, sudah bisa jalan ke toilet," ujar Leli, Kamis (18/3).

Leli menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan EK sebelum mendapatkan vaksinasi Covid-19 diketahui sudah kurang baik.

"Sering kram, kadang juga lemes kaki. Itu sebelum itu (vaksinasi Covid-19) juga begitu. Jadi untuk sehat betul-betul sehat kita tidak bisa mengatakan betul-sehat karena kondisi awalnya juga kondisi awalnya begitu," jelasnya.

Kondisi yang dialami EK, menurut Leli, berkaitan dengan permasalahan kesehatan. Salah satunya urat saraf terjepit. Walau begitu dia tidak bisa menyimpulkan apakah rasa lemas yang dialami oleh EK berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 atau tidak. Dia tidak bisa menyimpulkannya.

"Apakah berkaitan atau tidak, ini nanti yang akan memberikan penjelasan dari Komda KIPI Garut yang diketuai oleh dr Willy dari RSUD. Nanti dia yang akan statment secara jelas darimana sebetulnya itu penyebabnya berdasarkan analisa dari dokter yang merawatnya," ungkapnya.

Dengan melihat gejala sebelum mendapatkan vaksinasi, Leli menduga bisa saja kelemasan yang dialami EK kemungkinan besar bukan efek dari vaksinasi. Namun karena penyakit lain yang bisa dijelaskan oleh dokter dari rumah sakit.

"Riwayat dari puskesmas ada penyakit itu. Beberapa kali beliau dirawat karena hal yang hampir serupa, lemas, sering kaku, jari-jari tangannya sering kaku gitu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru yang menjalani vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut diketahui mengalami KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) berupa lumpuh usai menerima suntikan vaksin. Saat ini, guru tersebut sedang menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif di RSUD dr Slamet Garut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani menyebut bahwa guru yang mengalami KIPI itu diketahui disuntik vaksin Covid-19. Walau begitu, ia mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab utama lumpuhnya guru itu.

"Itu kita belum bisa menyimpulkan lumpuhnya dari mana. Itu nanti pihak Komda KIPI yang akan memberikan penjelasan. Tetapi kalau sekilas, tadi kita mendengar pembahasan itu kemungkinan besarnya bukan dari vaksinnya ya, tetapi itu memang harus ketua komda KIPI yang harus memberikan keterangan," ujarnya, Senin (15/3).

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP