Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Slamet bergolak, PMI Jateng siagakan relawan

Gunung Slamet bergolak, PMI Jateng siagakan relawan Gunung Slamet. ©2013 Merdeka.com/Chandra

Merdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah sudah menempatkan ribuan relawannya di lima kabupaten berada di sekitar lereng Gunung Slamet. Pengerahan itu dilakukan buat membantu warga mengantisipasi gejolak Gunung Slamet dan masih berstatus siaga level III.

"Kami laporkan bahwa kegiatan PMI Jateng saat ini dalam rangka kesiapsiagaan Gunung Slamet telah membuat Posko Sibat di Sawangan dan Sigedong saat ini intensif dilakukan," kata Humas PMI Jateng, M Nashir, saat dikonfirmasi merdeka.com melalui telepon seluler Kamis (11/9).

Lima kabupaten itu adalah di Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas. Nashir juga menyatakan selain itu juga telah berkoordinasi komunikasi dengan pihak terkait aktif dilakukan.

"PMI juga telah melakukan survei ulang jalur evakuasi yang dipersiapkan untuk jalur pengungsi dengan melakukan tracking dan marking (penandaan) menggunakan GPS," ujar Nashir.

Nashir memaparkan, survei itu dilakukan di beberapa wilayah masuk jalur evakuasi. Di antaranya di Dukuh Liwung Desa Kedawung, Dukuh Tengah menuju Lapangan Pengungsian Desa Suniarsih, Desa Guci, dan Desa Rembul menuju Lapangan Pengungsian Tuwel. Kemudian untuk di Desa Sawangan sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Nashir mengatakan, PMI Jateng juga telah menyiagakan beberapa fasilitas pengungsian, berupa mobil dan truk evakuasi untuk warga Desa Sawangan. Kendaraan itu bakal dipakai mengevakuasi warga jika Gunung Slamet benar-benar meletus ke titik kumpul di Pos Dukuh Cilik, Kecamatan Dawuhan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Brebes.

"Bersama Kodim 0712 Tegal telah memberikan 1.500 masker ke warga Sawangan. PMI juga sudah menyiagakan relawan, baik dari Markas, Sibat dan lainnya. Saat ini yang menjadi kebutuhan mendesak adalah berupa masker dan kacamata karena mulai terjadi hujan abu, terpaulin dan rompi PMI untuk relawan Sibat," ucap Nashir.

Berdasarkan pantauan relawan PMI Jateng di sekitar lereng Gunung Slamet beserta petugas pemantauan, suara gemuruh dan dentuman keras terjadi setiap lima sampai sepuluh menit pada jarak 15 kilometer. Kemudian letupan asap hitam tinggi membentuk cincin kemudian terurai juga terlihat dan mengarah ke barat.

"Di sekitar Gunung Slamet bagian barat dan selatan juga sempat terjadi hujan abu ringan. Kesimpulannya saat ini Gunung Slamet masih berstatus siaga. Masyarakat Sawangan sudah panik, tapi sudah diimbau untuk tetap tenang. Masyarakat juga sudah kami minta untuk berkemas-kemas mempersiapkan diri bila diminta untuk mengungsi," sambung Nashir. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP