Gunung Sinabung Kembali Erupsi Disertai Guguran Awan Panas
Merdeka.com - Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, terus menunjukkan aktivitasnya. Erupsi disertai guguran awan panas terjadi Kamis (29/10).
Kepala Pos Pantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan, erupsi terjadi sekitar pukul 07.59 WIB. Erupsi disertai guguran awan panas sejauh 2.000 meter ke arah timur tenggara.
Tinggi kolom abu erupsi ini mencapai 1.500 meter. "Abu vulkanis Gunung Sinabung dibawa angin menuju timur-tenggara," jelas Armen.
Dia mengingatkan agar masyarakat, termasuk warga yang sedang menghabiskan liburan panjang di Kabupaten Karo, tidak memasuki zona merah yang telah ditetapkan. Erupsi sewaktu-waktu dapat terjadi.
Sebelumnya, petugas juga melarang masyarakat yang ingin berlibur ke Danau Lau Kawar, yang ada di kaki Gunung Sinabung. Objek wisata ini juga masuk dalam zona merah. "Wilayah itu masuk dalam zona berbahaya," imbau Armen.
Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut masih berada pada status Level III (Siaga). Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diingatkan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor Selatan-Timur dan 4 km untuk sektor Timur-Utara.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau mengenakan masker bila keluar rumah dan mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah agar tidak roboh. Warga yang berada atau bermukim di dekat sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diimbau mewaspadai bahaya lahar.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya