Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Merapi waspada, Bandara Adisutjipto siapkan antisipasi penerbangan

Gunung Merapi waspada, Bandara Adisutjipto siapkan antisipasi penerbangan Gunung Merapi erupsi. ©Instagram @Febriacs/via REUTERS

Merdeka.com - Gunung Merapi mengalami sejumlah peningkatan aktivitasnya paska letusan erupsi yang terjadi pada 11 Mei 2018 yang lalu. Bahkan pada tanggal 21 Mei 2018 pukul 23.00 status Gunung Merapi ditingkatkan dari status normal (level I) menjadi status waspada (level II).

Menanggapi erupsi Gunung Merapi, pihak pengelola Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pun mempersiapkan sejumlah langkah. Langkah-langkah ini akan diambil jika erupsi Gunung Merapi menyebabkan gangguan pada penerbangan.

Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Liza Anindya menyampaikan sesuai dengan instruksi dari Dirjen Perhubungan Udara, pihak bandara akan melakukan koordinasi dengan pihak maskapai penerbangan. Selain itu pihak Bandara Adisutjipto juga akan berkoordinasi dengan AirNav Indonesia.

"Bersama dengan maskapai penerbangan dan Airnav Indonesia kami akan berkoordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kami juga akan melakukan paper test untuk aerodome observation," ujar Liza saat dihubungi wartawan, Rabu (24/5).

Terkait penutupan Bandara Adisutjipto karena aktivitas Gunung Merapi, kata Liza, keputusan nantinya akan dikeluarkan dari Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP). Termasuk keputusan pembukaan kembali aktivitas bandara pasca dilakukan penutupan.

"Keputusan closed atau open bandara Adisutjipto due to volcano activity ini nantinya akan dilkeluarkan oleh Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP) Kementerian Perhubungan melalui notam," terang Liza.

Liza menjelaskan kalau pun nantinya ada penutupan yang menyebabkan adanya penundaan penerbangan dan penumpukan penumpang di ruang tunggu pihak Bandara Adisutjipto akan melakukan beberapa langkah. Salah satunya adalah membuka ruang tunggu penerbangan internasional untuk menampung penumpang yang menunggu.

Liza menambahkan dalam kondisi terburuk karena penutupan bandara, pihaknya akan menyediakan jasa transportasi darat bagi penumpang yang gagal terbang. Angkutan darat ini disediakan menuju ke bandara terdekat maupun ke stasiun atau terminal.

"Dalam kondisi terburuk bandara harus closed misalnya, Bandara Adisutjipto juga akan menyediakan transportasi antarmoda darat bagi penumpang yang harus melanjutkan perjalanan ke bandara terdekat. Misalnya ke Bandara Adisoemarmo Surakarta. Ataupun menyiapkan antarmoda ke lokasi lokasi sarana transportasi lainnya misal Stasiun kereta api ataupun Terminal Bis," tutup Liza.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP