Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Merapi Siaga, Puluhan Warga di Radius 3 Kilometer Dievakuasi

Gunung Merapi Siaga, Puluhan Warga di Radius 3 Kilometer Dievakuasi Aktifitas Gunung Merapi. ©2020 Liputan6.com/Gholib

Merdeka.com - Puluhan warga di radius 3 kilometer dari puncak Merapi atau Kawasan Rawan Bencana (KRB) III mulai diungsikan ke daerah aman. Mereka adalah kelompok rentan yang terdiri dari disabilitas, orang tua, ibu hamil dan anak.

Ada 3 desa yang masuk dalam KRB III, yakni Desa Tlogolele, Klakah dan Desa Jrakah di Kabupaten Selo. Evakuasi warga dilakukan secara bertahap menggunakan mobil pikap disediakan desa setempat.

"Ada puluhan warga lereng Gunung Merapi yang rentan kami lakukan evakuasi ke TPPS (Tempat Penampungan Pengungsian Sementara) di Desa Tlogolele," ujar koordinator warga Desa Tlogolele, Solekan, Senin (9/11).

Menurut dia, ada sekitar 50 jiwa warga Desa Tlogolele yang tinggal di zona KRB III. Mereka berasal dari Dukuh Stabelan dan Dukuh Takeran.

"Evakuasi kami lakukan untuk memudahkan pengungsian jika Merapi terjadi erupsi sewaktu-waktu," ujar dia.

Selama proses evakuasi, kata dia, tetap memberlakukan protokol kesehatan. Bahkan, lokasi TPPS Tlogolele dipasangi tripleks untuk menerapkan jaga jarak agar terhindar dari penularan Covid-19.

"Evakuasi warga dilakukan tim relawan desa dan petugas gabungan baik dari BPBD, TNI dan polisi," kata dia.

Kepala Desa Tlogolele Sungadi, menambahkan ada dua dukuh di desa yang masuk zona KRB III. Sesuai aturan BPBD ketika status Gunung Merapi naik menjadi siaga warga yang tinggal di lokasi tersebut harus dilakukan evaluasi.

"Kami harus patuhi aturan tersebut karena ini berkaitan dengan keselamatan warga. Sejauh ini tidak ada warga yang menolak dilakukan evakuasi," kata dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Boyolali, Bambang Sinungharjo menambahkan, pihaknya telah melakukan pendataan dan kesiapsiagaan terkait pengungsian.

"Yang pertama dan paling utama adalah persiapan tempat untuk TPPS. Yang dalam hal ini ada di Desa Tlogolele, Jrakah dan Klakah. Untuk pelaksanaannya sendiri, kita fokuskan besok pagi,” ujar Bambang, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (8/11).

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP