Gunung Merapi meletus, Bandara Adisutjipto ditutup
Merdeka.com - Gunung Merapi mengalami letusan freatik, Jumat (11/5) sekitar pukul 07.30. Dampak letusan freatik ini menyebabkan adanya asap berketinggian hingga 5.500 meter dan abu vulkanik.
Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Liza Anindya mengatakan dampak letusan freatik ini menyebabkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk sementara ditutup. Penutupan, kata Liza dilakukan sejak pukul 10.25.
"Untuk sementara aerodrome Bandara Adisutjipto closed. Closed sejak pukul 10.25," ujar Liza saat dihubungi.
Liza mengatakan penutupan akan dilakukan hingga 30 menit mendatang. Penutupan 30 menit dilakukan sembari memantau kondisi ke depannya.
"Ditutup sampai dengan 30 menit ke depan. Untuk selanjutnya akan kami update kembali sesuai perkembangan hasil monitoring dan evaluasi," urai Liza.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, letusan freatik terjadi di Gunung Merapi. Letusan ini terjadi sekitar pukul 07.30. Letusan ini juga diiringi dengan durasi kegempaan selama lebih kurang 5 menit. Saat ini kondisi Gunung Merapi sudah mulai berangsur normal.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya