Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Hujan Abu Potensi Terjadi

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Hujan Abu Potensi Terjadi Gunung Merapi. ©2014 merdeka.com/yulistyo pratomo

Merdeka.com - Gunung Merapi mengeluarkan awan panas akibat guguran di gunung tersebut, Senin (18/2) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat enam kali guguran pada periode pukul 06.00-07.32.

Awan panas guguran Gunung Merapi tersebut mengarah ke Kali Gendol dengan jarak luncur 200-1.000 meter. Terakhir, awan panas terjadi pukul 07.32 dengan jarak luncur 200 meter.

"Telah terjadi awan panas guguran di Gunung #Merapi pada pukul 7.32 dengan jarak luncur 200 m ke arah Kali Gendol dan tinggi asap 400 m," tulis BPPTKG dalam akun Twitternya, Senin.

Sementara, lima luncuran awan panas lainnya terjadi pukul 06.05, 06.13, 06.24, 06.25 dan 06.28. Jarak luncur maksimum awan panas Gunung Merapi ini mencapai 1 kilometer ke arah Kali Gendol.

BPPTKG menjelaskan, awan panas guguran dan guguran lava ini berpotensi menimbulkan hujan abu.

"Sehingga #WargaMerapi diharap tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik," imbaunya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP