Gunung Gamalama meletus, 9 pecinta alam luka, 1 hilang
Merdeka.com - Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara, meletus, Kamis (18/12), sekitar pukul 22.41 WIT. Akibatnya, 9 orang luka-luka dan 1 orang masih dicari tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, TNI, Polri, Basarnas dan masyarakat.
"Korban adalah rombongan pecinta alam yang sedang mendaki Gunung Gamalama sejak Rabu (17/12). Korban luka bukan karena akibat langsung dari erupsi gunung. Tetapi luka-luka karena jatuh saat berlari menyelamatkan diri saat terjadi erupsi sekitar pukul 23.00 WIB," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (19/12).
Dia mengatakan, berdasarkan laporan dari PVMBG Badan Geologi, Gunung Gamalama pada Kamis pukul 22.41 WIT telah meletus. Tinggi asap 2.000 meter condong ke timur.
"Sebelumnya telah terjadi peningkatan kegempaan sejak pukul 17.30 WIT, yang kemudian meningkat tajam pukul 22.09 WIT. Peningkatan kegempaan ini telah dilaporkan ke BPBD. Status Waspada dinaikkan ke Siaga," katanya.
Kondisi saat ini, katanya, Gunung Gamalama masih mengeluarkan asap putih abu-abu dan abu vulkanik. Kota Ternate hujan abu tipis.
"Bandara Sultan Babullah di Kota Ternate ditutup sementara. BPBD Kota Ternate telah membagikan masker kepada masyarakat. Kondisi normal, aktivitas berjalan seperti biasanya. Tidak ada pengungsian," katanya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya