Gunung Bromo erupsi, warga Tengger tetap gelar Upacara Kasada
Merdeka.com - Warga Suku Tengger tetap melaksanakan upacara Kasada di Gunung Bromo meski tengah erupsi. Mereka tetap melakukan pelemparan sesembahan ke dalam kawah Gunung Bromo.
"Hari Raya Kasada tetap digelar. Status Gunung Bromo sekarang waspada. Masih boleh masyarakat umum datang dalam batas radius satu kilometer," kata John Kennedie, Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Malang, Senin (18/7).
Puncak upacara Kasada rencananya akan digelar pada Kamis (21/7) mendatang. Namun, prosesi diawali sejak sehari sebelumnya. Masyarakat Tengger akan menjalani berbagai proses ritual dan puncaknya melemparkan persembahan ke lubang kawah. Persembahan dalam bentuk aneka hasil bumi, termasuk kepala sapi utuh.
Kepala Seksi Wilayah I yang membawahi Wilayah Bromo, Sarmin mengungkapkan, upacara Kasada bagi masyarakat Tengger harus dilaksanakan. Kendati dalam situasi waspada, prosesi adat tetap dilaksanakan, termasuk pelarungan sesaji di kawah.
"Satu sisi Kasada harus dilaksanakan, walaupun kondisi Bromo fluktuatif," tegasnya.
Acara Kasada dipastikan akan mengundang para wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Ribuan wisatawan setiap tahun turut menyaksikan upacara adat tersebut.
Namun, erupsi Bromo membuat situasi pelaksanaan Kasada berbeda dengan sebelumnya. Pihaknya memberikan izin hanya kepada masyarakat Tengger saja yang bisa mendekati kawah.
"Ini hajatnya orang Tengger, kalau pengunjung akan distop di radius 1 Km," katanya.
Pihak TNBTS akan memantau kondisi di lapangan bersama para pihak terkait. Karena kesulitan membedakan antara pengunjung dan masyarakat peserta upacara, pihaknya akan melibatkan masyarakat setempat.
Setiap pintu masuk dari Jemplang, Trisula, Cemoro Lawang dan Monokitri akan dijaga oleh masyarakat lokal.
"Kita tempatkan di titik yang akan menyaring antara masyarakat dan pengunjung. Sekitar Pura tetap akan ditutup," terangnya.
Pihak TNBTS akan mengerahkan polisi kehutanan (Polhut) dan TIM SAR berjumlah 120 orang. Selain itu juga akan melibatkan masyarakat setempat dan tokoh adat untuk kelancaran pelaksanaan Kasada.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya