Gudang mebel di Sukoharjo terbakar, kerugian capai Rp 2 miliar
Merdeka.com - Kebakaran cukup besar melanda sebuah pabrik mebel di Desa Parangjoro RT 03 RW 05, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (23/2) pagi. Gudang penyimpanan busa, bahan baku dan mebel siap kirim ludes dilalap si jago merah.
Barang-barang yang berada di tempat tersebut mudah terbakar, membuat api dengan cepat membesar hingga seisi gudang hangus. Sejumlah karyawan dibantu warga yang berusaha memadamkan api gagal menyelamatkan aset milik CV Danmas Chusen tersebut.
"Ruang yang terbakar ini digunakan untuk gudang dan produksi di lantai atas. Saya piket jaga dan tidur di dalam pabrik. Pukul 06.30 WIB saya bangun dan seperti biasa bersih-bersih tempat di sekitar area pabrik," ujar Eko (24) karyawan yang merupakan warga Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur.

Eko mengatakan, saat ia bersih-bersih tiba-tiba muncul kepulan asap hitam tebal di gudang pabrik. Ia dan sejumlah pekerja yang sudah berdatangan untuk beraktifitas segera berusaha memadamkan api. Namun besarnya kobaran api membuat pemadaman manual tak bisa maksimal. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Sukoharjo dan Polsek Grogol.
"Saya melihat ada kobaran api dari lantai atas tempat penyimpanan busa. Kemudian saya memanggil teman-teman karyawan yang lain untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena tak kunjung padam, kami mengundang Damkar," ucap Slamet (40), karyawan lainnya.
Sebanyak 5 armada Damkar dari Sukoharjo, Karanganyar dan Kota Solo datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Banyaknya bahan yang mudah terbakar, membuat api sulit dijinakkan oleh petugas pemadam. Api baru bisa dipadamkan, dua jam kemudian sekitar pukul 10.00 WIB.
"Tidak ada korban jiwa, api diduga berasal dari konsleting listrik di ruang penyimpanan busa," jelas Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono.
Pemilik CV Danmas Chusen Kasiman Budi Raharjo (44) menyampaikan total kerugian mencapai Rp 2 miliar. Sejumlah barang yang terbakar antata lain berupa bahan baku hingga bahan yang sudah siap kirim. Ia memperkirakan, kebakaran tersebut diakibatkan adanya korsleting listrik.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya