Gudang di Kosambi terbakar, Komisi IX minta penjelasan pihak terkait
Merdeka.com - Komisi IX menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dewan Pengawas BPJS, Dewan Pengawas BPJS ketenagakerjaan, Direksi BPJS kesehatan, Direksi BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang hari ini.
Wakil Ketua Komisi IX Saleh Partaonan Daulay mengatakan pihaknya ingin meminta penjelasan terkait tragedi kebakaran pabrik petasan milik di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (27/10) lalu.
"Komisi IX ingin mendapatkan penjelasan terkait tragedi yang terjadi di pabrik petasan, Kosambi," kata Saleh saat dihubungi, Selasa (31/10).
Saleh menuturkan pihaknya juga ingin menanyakan pengawasan dari pemerintah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di pabrik mercon milik PT Panca Buana Cahaya Sukses itu.
"Selain itu, kita juga mau mendengar sejauh mana pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, khususnya di daerah industri seperti Tangerang," tegasnya.
"Kan ada banyak informasi yang beredar. Soal izin, soal pekerja anak, soal keselamatan kerja, soal pengawasan, dan lain-lain. Semua itu yang akan diklarifikasi dan diperdalam dengan pemerintah," ujar Saleh.
Tak hanya itu, kata Saleh, Komisi IX juga akan menanyakan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang akan diberikan kepara para korban dan keluarga mereka.
"Akan diperdalam tentang siapa yang membayar pertanggungan, berapa jumlahnya, dan kapan dibayar. Termasuk biaya pengobatan bagi korban yang luka-luka," jelas Saleh.
Wasekjen PAN ini menambahkan, pihaknya akan meminta solusi dan langkah yang akan dilakukan pemerintah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya