Gubernur Sumsel Bakal Buat Aturan Terkait PPKM Mikro
Merdeka.com - Pemerintah pusat memutuskan Sumatera Selatan untuk diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama dua pekan ke depan mulai hari ini hingga 19 April 2021. Aturan teknis pelaksanaan masih dalam pembahasan.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku bersyukur wilayahnya ditetapkan pemerintah pusat menerapkan PPKM bersama 19 provinsi lain. Dirinya akan segera membuat aturan namun tak bakal menghambat aktivitas orang, terutama di bidang ekonomi yang berangsur membaik.
"PPKM Mikro ini saya yang bikin, kita buat sesuai keinginan kita yang tidak menghambat ekonomi," ungkap Deru, Selasa (6/4).
Menurut dia, skema PPKM Mikro di Sumsel tidak jauh berbeda dengan daerah lain yang lebih dulu menerapkan, seperti Jawa dan Bali. Hanya saja, dia akan memilah aturan yang sesuai dengan kondisi Sumsel.
"Yang baik-baiknya kita ambil, yang gak cocok dengan budaya kita, tidak diambil," kata dia.
Deru juga mengisyaratkan tidak akan menutup tempat ibadah dan pusat perekonomian selama PPKM Mikro berlangsung. Hanya saja, diperlukan pembatasan orang agar aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan aman dan disiplin protokol kesehatan.
"Buka bersama di restoran apakah boleh? Ya boleh, kita lihat teknisnya. Termasuk soal salat tarawih boleh, salat Id boleh, tinggal kita tunggu aturan prokesnya, rumah ibadahnya, kita sedang susun, apakah dibatasi atau bagaimana," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya