Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac di Bali

Gubernur Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac di Bali Gubernur Bali Wayan Koster. ©2020 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Sebanyak 31 ribu vaksin Covid-19 merek Sinovac tiba di Pulau Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan siap menjadi orang pertama disuntik vaksin Corona buatan China tersebut.

"Iya, kan sudah perintahnya. Rapat kan begitu dengan Mendagri. Kelompok satu itu Gubernur, Pandam, Kapolda dan Sekda (disuntik vaksin)," katanya saat konferensi pers di Denpasar, Bali, Selasa (5/1).

Selain itu, dia menjelaskan, tenaga kesehatan, TNI, Polri dan petugas Satpol PP merupakan yang paling pertama akan mendapatkan vaksinasi. Selain itu, pemerintah pusat juga telah meminta pejabat pemerintah daerah juga melakukan vaksinasi tahap awal.

"Jadi Gubernur, Pandam dan Kapolda dan Sekda itu masuk kelompok satu. Bupati, Walikota, dan Dandim, Polres Sekda. Dan tentu saya nanti bersama Bapak Kadis (kesehatan) pegawai, iya harus mengikuti vaksinasi. Rencananya, Minggu depan tapi menunggu keputusan tanggal berapa tepatnya," jelasnya.

Koster menerangkan, pihaknya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang masih enggak untuk divaksinasi Covid-19.

"Tentu, kita harus menjelaskan dengan baik pada masyarakat memberikan pemahaman yang baik pada masyarakat supaya tidak salah persepsi secara penilaian supaya ikut vaksinasi," ujarnya.

Target Vaksinasi Covid-19 di Bali 2,9 Juta Penduduk

Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk tahap kedua akan mengusulkan 20 ribu vaksin untuk didatangkan ke Pulau Dewata. Setelah sebelumnya 31 ribu vaksin Sinovac tiba di Denpasar, Bali, pada Selasa (5/1).

"Kita sudah usulkan 20 ribu lagi. Ini kan 31 ribu sampai selesai. (Targetnya) secepatnya karena satu vaksinator sehari 15 orang karena harus ada fisikal distance. Jadi ancer-ancer dalam satu bulan selesai," kata Kepala Dinas Kesehatan Bali I Ketut Suarjaya.

Dia menerangkan, untuk target vaksinasi di Pulau Dewata adalah 2,9 juta orang atau 70 persen total populasi 4,3 juta penduduk Bali.

"Iya, sampai terakhir total 2,9 juta di Bali dan gratis. Kalau kita hitung 70 persen dari total populasi, 70 persen kali 4,3 juta iya dapatnya segitu. Karena, paling tidak 70 persen dari total populasi itu mendapatkan herd imumnity," ujarnya.

Suarjaya menyebutkan, untuk vaksinasi akan didistribusikan ke 9 Kabupaten dan Kota di Bali, setelah mendapat izin dari BPOM. "Setelah ada izin dari BPOM kita langsung distribusi," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP