Gubernur Riau bantah restui uang lelah Rp 1,8 M untuk DPRD
Merdeka.com - Gubernur Riau, Rusli Zainal membantah keterangan mantan Kadispora, Lukman Abbas yang menyebutkan dirinya menyetujui keberadaan uang lelah bagi DPRD Riau terkait kasus suap pembangunan fasilitas PON. Dirinya justru berkilah, jika uang lelah yang mencapai Rp 1,8 miliar merupakan angka yang dia tolak.
"Tidak lah. Kan di dalam berita acaranya beliau (Lukman) juga sudah menyebutkan kalau saya minta angka segitu untuk dibatalkan. Itu saja," ujar Rusli kepada wartawan di Gedung Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (3/8).
Rusli menambahkan, dirinya tidak mengetahui perkembangan dana uang lelah itu selanjutnya, apakah telah cair atau belum. "Wah, itu saya tidak tahu," kilahnya.
Sebelumnya, nama Rusli Zainal disebut telah menyetujui pengalokasian anggaran sebesar Rp 1,8 miliar untuk memenuhi permintaan DPRD Riau. Hal itu terungkap dalam keterangan mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas saat sidang kasus suap PON di PN Tipikor Pekanbaru.
Angka tersebut muncul karena ada tarik ulur antara Pemprov Riau dengan DPRD. Dalam tarik ulur tersebut, DPRD Riau meminta alokasi dana pembangunan infrastrukturn PON sebesar Rp 4 miliar. Hal itu lantas ditolak oleh Rusli karena sangat memberatkan Pemprov. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya