Gubernur NTB: Kasus OTT dana rehabilitasi gempa jadi warning serius
Merdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansah meminta kepada seluruh jajarannya di tingkat provinsi maupun kota untuk berhati-hati menggunakan dana rehabilitasi gempa bumi. Ia tak mau peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) di Mataram terkait dana rehabilitasi untuk gedung SD dan SMP terulang.
"Karena jangan sampai prosesnya cepat tapi jadi masalah. Kami sebagai penyelenggara negara sangat hati-hati. Mudah-mudahan ini memberikan warning yang serius buat kami bahwa penanggulangan bencana ini harus disikapi dengan serius," katanya usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9).
Menurutnya, korban gempa sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Khususnya dalam hal revitalisasi fasilitas umum dan bangunan yang rusak akibat gempa.
Ia mengatakan kondisi masyarakat yang terlalu lama di tenda-tenda pengungsian tidak baik bagi kesehatan dan psikologisnya. Oleh sebab itu, Zulkieflimansah berharap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa dapat segera selesai.
"Apalagi kita akan menyongsong musim hujan segera. Tidak mungkin masyarakat kami hidup di tenda sederhana, bertumpuk-tumpuk, sanitasi harus segera diperbaiki atau dibuat. Mudah-mudahan ketika musim hujan tiba banyak hal baik yang bisa ita selesaikan," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya