Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur Jabar: Penyerangan masjid Ahmadiyah harus diusut

Gubernur Jabar: Penyerangan masjid Ahmadiyah harus diusut Ahmad Heryawan. merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan telah berkoordinasi dengan Kapolres Tasikmalaya untuk menyelesaikan permasalahan penyerangan masjid Ahmadiyah Baitul Rahim, Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat petang.

"Setelah peristiwa itu terjadi, saya langsung minta Kapolres Tasikmalaya untuk menyelesaikannya secara hukum. Begitu pun juga dengan yang terjadi di Cianjur. Pokonya jangan khawatir, kita akan bertindak adil kepada siapapun," kata Heryawan di Bandung, Sabtu (21/4).

Gubernur mengatakan, tindakan kekerasan oleh seseorang atau kelompok tertentu bisa terjadi di mana saja dan jika memperhatikan aspek hukum yang ada seharusnya kekerasan tersebut tidak boleh terjadi karena bentuknya sudah kriminal, bukan lagi urusan perselisihan biasa yang terjadi di masyarakat.

"Saya tegaskan di sini bahwa kekerasan itu sudah masuk dalam ranah hukum," kata Heryawan.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat tanpa memandang suku, ras dan agama untuk berkomitmen menghadirkan kebersamaan dan menciptakan kedamaian di lingkungan sekitarnya.

Sebuah masjid Ahmadiyah Baitul Rahim, Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (20/4), dirusak oleh kelompok orang tak dikenal. Aksi perusakan berawal setelah beberapa warga datang melakukan aksi damai untuk menyegel tempat peribadatan Ahmadiyah.

Namun setelah menyegel tempat tersebut, tiba-tiba datang kelompok orang tak dikenal dan berteriak-teriak kemudian merangsek masuk ke dalam masjid. Massa yang begitu banyak membuat aparat kepolisian kesulitan untuk menghalaunya sehingga aksi perusakan terjadi.

Sejumlah orang dari massa tak dikenal itu merusak bagian masjid seperti kaca hingga pecah dan plang nama masjid serta fasilitas ibadah dalam masjid.

Aksi perusakan yang berlangsung kurang lebih 10 menit itu, kemudian berkumpul berteriak-teriak tentang kecaman terhadap Ahmadiyah, hingga akhirnya membubarkan diri. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP