Gubernur Isran Mengaku Diminta Bappenas Paparkan Kesiapan Kaltim jadi Ibu Kota
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memastikan akan memindahkan Ibu Kota RI ke Kalimantan. Rencananya, Pemprov Kalimantan Timur mempresentasikan kesiapan Kalimantan Timur (Kaltim), jika terpilih sebagai ibu kota baru menggantikan Jakarta.
"Tanggal 5 diminta presentasi oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Isinya terkait dengan kesiapan masyarakat, dan pemerintah Kalimantan Timur," kata Gubernur Kaltim Isran Noor usai melantik 115 pejabat baru, Rabu (31/7).
Isran menerangkan, hal lain yang akan dipresentasikan di hadapan Bappenas adalah soal lingkungan, hingga kondisi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur. "Itu saja yang akan disampaikan," ujar Isran.
"Soal teknisnya, data sudah disampaikan ke Bappenas. Soal kesiapan Kaltim, di mana pun ibu kota dipindahkan, termasuk di Kaltim, kita pasti siap. Pemerintah dan rakyat pasti siap," tambah Isran.
Menurut Isran, masyarakat Kaltim sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara, harus patuh dengan keputusan pemerintah. Meski demikian, Isran punya jawaban saat ditanya ada tidaknya nilai tawar Kaltim, agar terpilih jadi ibu kota negara RI yang baru.
"Saya tidak menyampaikan itu. Nanti ada kesan mengecilkan orang lain. Kita sampaikan data apa yang kita punya, jangan kita membanding bandingkan," sebut Isran.
"Itu enggak bagus. Itu (pemindahan ibu kota negara) urusan kepentingan bangsa dan negara), bukan kepentingan sekelompok orang. Atau misal kepentingan wilayah. Ini kepentingan negara," tegas Isran.
Lantas, bagaimana Isran menjawab sekaligus menjamin soal keraguan masyarakat terkait kelestarian Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, yang masuk di wilayah Kutai Kartanegara? "Keraguan itu biasa, ada di mana-mana," pungkas Isran.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya