Gubernur Bali Prioritaskan Renovasi Bangunan Sekolah yang Rusak Akibat Gempa
Merdeka.com - Gubernur Bali Wayan Koster akan memanggil Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, untuk melakukan renovasi sekolah yang rusak akibat gempa berkekuatan 6 magnitudo pada Selasa (16/7) pagi.
"Nanti kita koordinasikan dengan rapat Disdikpora. Yang rusak kita bantu rehab," kata Koster saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (17/7).
Sementara untuk bantuan yang akan diberikan tergantung biaya yang dibutuhkan. Selain itu, Koster juga memberikan dukungan positif kepada masyarakat Bali. Karena menurut Koster gempa terjadi kemari bertepatan dengan hari baik bagi warga Bali yakni di bulan Purnama Kasa.
"Itu gempa pertanda baik, jatuhnya di bulan Purnama Kasa. Katanya, ini akan membawa berkah, anugerah akan sejahtera di Bali ini," ujarnya.
Seperti diketahui, akibat gempa hingga saat ini tercatat ada 48 bangun yang rusak di Bali. Di antaranya, Kabupaten Gianyar ada 5 bangunan rusak, Denpasar 1 bangunan rusak, di Kabupaten Badung 36 bangunan rusak, Kabupaten Tabanan 1 bangunan rusak dan Kabupaten Buleleng 2 bangunan rusak dan total nilai kerusakan sementara mencapai Rp 727 juta.
Sementara untuk sekolah yang rusak di Kabupaten Badung, Bali, sebanyak 15 sekolah yang rusaknya mulai dari genteng, plafon dan dinding yang retak.
Catatan 15 sekolah di Kabupaten Badung:
1. SDN 1 Ungasan
2. SMPN 2 Ungasan
3. SDN 5 Ungasan
4. SDN 1 Kutuh
5. SDN 3 Ungasan
6. SMPN 4 Ungasan
7. SMPN 5 Kuta Selatan
8. SDN 11 Jimbaran
9. SMPN 2 Kuta Selat
10. Pelinggih SDN 1 Ungasan
11. SDN 8 Ungasan
12. SMA 1 Kuta Selatan
13. SDN 1 Tuban
14. SDN 2 Tuban
15. SDN 5 Dalung
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya