Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar marah Zulkarnaen tersandung korupsi Alquran

Golkar marah Zulkarnaen tersandung korupsi Alquran koruptor quran. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Partai Golkar marah dengan keterlibatan Zulkarnaen Djabar dalam kasus pengadaan Alquran. Terlebih status tersangka bertepatan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar.

Dalam Rapimnas itu Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie mendeklarasikan diri sebagai capres pada 2014 mendatang.

"Kami prihatin, sakit hati dan marah karena saat momentum yang sakral. Apa yang kita rencanakan dan kita susun lama akan terjadi begini," ujar Wasekjen Partai Golkar Nurul Arifin kepada wartawan di DPR, Selasa (3/7).

Menurut Nurul, dengan hanya permintaan maaf kepada media tidaklah cukup untuk Zulkarnaen. "Kami berharap yang bersangkutan mundur sementara," kata Nurul.

Nurul juga menjelaskan bahwasanya Partai Golkar telah membentuk tim investigasi internal terkait korupsi pengadaan Alquran yang melibatkan kadernya.

"Sudah bentuk tim untuk mengetahui apakah Pak Zul saja atau ada orang lain," pungkasnya.

KPK telah menetapkan dua orang tersangka yang tak lain memiliki hubungan ayah-anak. Keduanya antara lain anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar dan anaknya yang bernama Dendi Prasetya yang tercatat sebagai Sekjen Gerakan Muda MKGR.

KPK menduga ayah dan anak itu menerima aliran dana terkait tiga proyek pengadaan di Kemenag. Proyek tersebut yakni proyek pengadaan kitab suci Alquran tahun 2011 di Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, proyek pengadaan laboratorium komputer untuk madrasah tsanawiyah (MTS) di Ditjen Pendidikan Islam Kemenag tahun 2011, dan proyek pengadaan kitab suci Alquran tahun anggaran 2012.

Keduanya dijerat dengan pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 juncto Pasal 55 dan Pasal 65 KUHP. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP