Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar akui kadernya dijemput KPK di rumah Mensos

Golkar akui kadernya dijemput KPK di rumah Mensos Maman Abdurrahman diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menjemput seorang anggota DPR dari Fraksi Golkar, Jumat (13/7). Penangkapan itu dilakukan di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham, Widya Chandra Jakarta.

Wasekjen Golkar Maman Abdurrahman membenarkan informasi itu. Menurut dia, KPK datang saat putri bungsu Idrus berinisial RI sedang ada acara ulang tahun.

"Turut hadir di acara itu Mbak ES sekitar pukul 14.00 WIB sebagai tamu undangan beserta saya juga," kata Maman dalam pesan singkat.

Maman menjelaskan, tiba-tiba sekitar Pukul 15.00 WIB, petugas KPK datang untuk menjemput ES. KPK menunjukkan Sprindik dan membawa kader Golkar itu ke kantor KPK.

"Sekitar Pukul 15.00 WIB datang Petugas KPK menemui Mbak ES untuk ikut ke Kantor KPK untuk dimintai keterangan dengan menunjukkan Sprindik. Sekitar pukul 15.15 wib ES ijin pamit pergi bersama KPK," jelas Maman lagi.

Dia meluruskan tak ada operasi tangkap tangan di rumah Mensos. Tapi, kata dia, sesuai penjelasannya bahwa ES dijemput. Bukan terkena operasi tangkap tangan.

"Jadi perlu saya klarifikasi bahwa tidak ada OTT di rumah Mensos, namun lebih tepatnya KPK menjemput ES dirumah Pak Mensos," kata Maman.

Maman pun tak tahu terkait apa ES dijemput oleh KPK. Dia pun kini tengah menunggu pernyataan resmi KPK terkait penangkapan tersebut.

"Saya atas nama pribadi turut berduka dan prihatin yang sedalam dalamnya atas kejadian ini. Doa ku kepada ES untuk tetap kuat," tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Tim melakukan operasi di Jakarta.

"Ada kegiatan di Jakarta," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi soal adanya OTT, Jumat (13/7).

Agus tak menjelaskan lebih rinci kegiatan yang dia maksud. Namun diduga tim penindakan KPK menangkap anggota Komisi VII DPR RI dalam operasi senyap.

"Tunggu konferensi pers besok," kata dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP