Giliran Pemuda Pancasila tolak Tan Malaka di Semarang
Merdeka.com - Setelah ditolak Front Pembela Islam (FPI) di Surabaya Jumat pekan lalu, diskusi Tan Malaka di Semarang juga ditentang. Kali ini ormas Pemuda Pancasila (PP) yang keberatan dengan acara diskusi Pahlawan Nasional itu.
Lewat surat PP yang fotonya didapatkan merdeka.com, ormas bentukan Orde Baru itu menyampaikan keberatan kepada Kepala Polrestabes Semarang.
"MPC Pemuda Pancasila Kota Semarang keberatan atas rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut dan mohon kiranya kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin dari Polrestabes Kota Semarang," demikian isi surat tertanggal 12 Januari 2014, atau lima hari sebelum diskusi digelar di Gerobak Art Kos, Jl Stonen 29 Semarang, 17 Februari 2014 pukul 19.30 Wib.
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Semarang, Joko Santoso dan Sekretarisnya Moch Imron. Surat juga ditembuskan kepada Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Komandan Kodim 0733 BS/Semarang dan penyelenggara diskusi.
Adin, salah satu penyelenggara, membenarkan pihaknya mendapatkan tembusan surat tersebut. Namun, dia belum mau memberi keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, Andreas, asisten Harry A Poeze, nara sumber sekaligus penulis buku Tan Malaka , belum bisa memastikan apakah rencana diskusi itu jadi atau tidak digelar.
"Ini belum clear," kata Andreas menambahkan penyelenggara besok akan bertemu dengan PP.
Sebelumnya, pembubaran diskusi Tan Malaka terjadi di C20 Library, Surabaya, Jawa Timur, oleh massa Front Pembela Islam (FPI) Jumat pekan lalu. FPI tak peduli Tan Malaka adalah seorang Pahlawan Nasional.
"Itu kan versinya PKI. Tan Malaka itu kan pahlawannya orang-orang PKI, Tan Malaka itu kan tokoh Marxist," kata Ketua Bagian Nahi Mungkar FPI Jawa Timur KH Dhofir saat itu.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya