Giliran Pedagang di Pasar Bekasi Menjalani Tes Massal Covid-19
Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi mengetes massal para pedagang di sejumlah pasar tradisional di wilayah setempat. Tes ini guna mendeteksi penyebaran virus corona di lingkungan pasar yang memiliki interaksi tinggi.
"Ada 14 pasar tradisional, setiap pasar sampelnya 50 orang pedagang," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Minggu (10/5).
Di hari pertama, kata dia, adalah Pasar Baru Bekasi dan Pasar Wisma Asri di Bekasi Utara. Tes kepada para pedagang ini menggunakan teknologi PCR yaitu memeriksa spesimen melalui lendir di tenggorokan dan hidung. Tes ini paling akurat dibandingkan rapid test.
"Setiap pasar ada 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas," kata dia.
Menurut dia, pedagang di pasar menjadi sasaran tes massal karena memiliki interaksi tinggi. Namun, pemerintah bersyukur karena para pedagang sudah patuh yaitu menggunakan masker dalam melayani pelanggannya.
"Sudah hampir 95 persen para pedagangnya sudah menggunakan masker," ucapnya.
Sebelumnya tes massal menggunakan PCR dilakukan di Stasiun Bekasi dan sejumlah titik perbatasan. Hasilnya, ditemukan sembilan orang dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala klinis.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, data per hari ini jumlah 261 dengan rincian 172 sembuh, 29 meninggal dunia, dirawat 59 pasien.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya