Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Giliran gabungan ulama Sumsel polisikan Sukmawati terkait puisi

Giliran gabungan ulama Sumsel polisikan Sukmawati terkait puisi Sukmawati dilaporkan gabungan ulama Sumsel. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Meski sudah menyampaikan maaf, Sukmawati Soekarnoputri tetap dilaporkan ke polisi. Kali ini, dia dipolisikan oleh gabungan ormas dan ulama di Sumatera Selatan karena puisinya berjudul 'Ibu Indonesia' dinilai menyinggung umat Islam.

Koordinator pelapor, Habib Mahdi Muhammad Syahab mengungkapkan, permintaan maaf yang disampaikan putri proklamator RI Soekarno tersebut tidak bisa menghapuskan pidana yang dilakukan. Oleh karena itu, dia meminta aparat kepolisian memproses laporan ini.

"Permintaan maaf bisa saja jadi pertimbangan hukum, tapi tidak bisa meloloskan jeratan hukum," ungkap Habib Mahdi saat melaporkan ke SPKT Polda Sumsel, Kamis (5/4).

Dia mengibaratkan pelaku pembunuhan yang menyampaikan permintaan maaf setelah berbuat kejahatan lalu proses hukumnya tidak dilanjutkan, maka ada kemungkinan dia akan mengulangi perbuatannya.

"Begitu juga dengan kasus yang dilakukan Sukmawati, walaupun sudah minta maaf tapi proses hukumnya harus tetap jalan," ujarnya.

Dikatakannya, puisi yang ditulis dan dibacakan Sukmawati dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 beberapa waktu yang lalu patut diduga mencederai nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika. Yang paling tersinggung isi puisi tersebut adalah umat Islam karena menyangkut tiga hal, yakni syariat Islam, azan, dan hijab.

"Kami sayangkan putri pendiri bangsa Indonesia seperti itu. Tiga hal yang sangat sakral bagi umat Islam itu tak perlu diungkapkan, apalagi dalam forum yang tidak penting," tegasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP