Gibran Klaim Sekolah di Solo Mulai Tertib Usai Mobilnya Ditinggal di SDN Nusukan
Merdeka.com - Pasca pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di SDN Nusukan Barat 113 Banjarsari, beberapa waktu lalu, kini sekolah mulai tertib dan tak ditemukan pelanggaran serupa.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku telah memberikan sanksi kepada guru yang tak mengenakan masker. Sementara mobil dinas Toyota Kijang Inova AD 1 A miliknya juga sudah diambil dari SDN Nusukan Barat.
"Mobil wis dijikuk (diambil). Sanksinya kemarin sudah dipertegas sama pak wakil wali kota. Ada sanksinya buat ke masing-masing guru," katanya.
Kendati demikian ia enggan membeberkan apa sanksi yang diberikan kepada guru yang melanggar prokes.
"Ada pokoknya, nanti aja. Tapi saya rasa setelah kejadian kemarin itu sudah tidak ada yang berani," katanya.
Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir ia juga mengecek ke sejumlah sekolah dan semua sudah tertib menjaga prokes.
"Kemarin saya juga ngecek ke beberapa sekolah, guru-guru dan muridnya sudah tertib semua, tenang saja," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Gibran Rakabuming meninggalkan mobil dinasnya di SDN Nusukan Barat 113, Selasa (9/11). Gibran memarkirkan mobil Toyota Kijang Inova warna putih berplat nomor AD 1 A di depan sekolah menghadap selatan membelakangi ruang kelas di halaman sekolah.
Kepada wartawan ia mengaku sengaja meninggalkan mobil dinasnya disekolah. Penyebabnya banyak siswa dan guru di sekolah tersebut yang melanggar protokol kesehatan (prokes).
"Do ra nganggo (tidak pakai) masker guru dan siswa. Kebetulan saya mau ke balai kota lewat sana sebelum saat perjalanan dimulai," ujarnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya