Gibran Belum Dilantik Jadi Wali Kota, ASN Solo Terancam Tak Gajian
Merdeka.com - Kekosongan jabatan Wali Kota Solo dikhawatirkan sejumlah pihak, terutama kalangan aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, jika hingga akhir bulan tak ada pelantikan wali kota atau pejabat wali kota, mereka tidak akan menerima gaji.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap segera ada pelantikan atau pejabat wali kota. Meskipun saat ini sudah ada penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, namun jabatan tersebut hanya sebagai pelaksana tugas harian wali kota, bukan menyangkut kebijakan.
"Plh sudah kita serahkan kepada pak Sekda, harapan saya Plh sesuai dengan aturan yang ada. Plh-nya 7 hari, kalau belum ada pelantikan, harus ada Pj (pejabat wali kota). Karena kalau tidak ada Pj, Teman teman nanti enggak gajian. Karena ndak ada yang menandatangani. Kalau Plh kan enggak punya kewenangan apa-apa," ujar Rudy, Rabu (17/2).
"Harapan saya Pak Gubernur mau melantik pejabat wali kota, mungkin sehari atau dua hari itu penting. Karena akhir bulan nanti belum dilantik, itu PNS enggak gajian nanti," sambungnya.
Rudy menyampaikan, tidak mungkin jika harus meminta tanda tangan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pencairan gaji ASN.
"Jadi Plh itu sampai dilantiknya wali kota yang baru. Tetapi kalau 7 hari belum ada pelantikan, saya berharap pak Gubernur atas nama Mendagri melantik Pejabat Wali Kota. Karena kalau tidak dilantik, PNS nggak gajian nanti. TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil) enggak bisa keluar, apa-apa enggak bisa nanti. Kalau belum ada pelantikan, ya mohon maaf, puasa dulu," katanya.
Rudy menambahkan, hal tersebut yang menjadi salah satu tugas pejabat wali kota, agar pembayaran gaji ASN untuk bulan Maret mendatang bisa terlaksana.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya