Getaran Gempa Banten M 6,7 Terasa 5 Detik, Anggota Polres Tangsel Berhamburan
Merdeka.com - Puluhan personel Polres Tangerang Selatan, berhamburan keluar gedung Polres Tangsel, akibat gempa yang dirasakan, Jumat (14/1). Berdasarkan data yang diperoleh, gempa tersebut berasal dari 52 KM Barat Daya kecamatan Sumur, Provinsi Banten.
Gempa itu sendiri berkekuatan magnitudo 6,7 di titik 7.01 LS 105.26 BT dengan kedalaman 10 KM.
Lani, warga Tangerang Selatan yang sedang berada di Mapolres Tangsel, mengaku merasakan guncangan yang cukup kencang ketika ia sedang duduk di lobi Polres Tangsel.
"Lumayan kuat guncangannya. Sekitar 5 detik, terasa kencang," jelasnya di Mapolres Tangsel, Jumat (14/1).
Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Tarmui yang saat terjadinya gempa tengah berada di lantai dasar Mapolres Tangsel, mengaku tidak menyadari adanya gempa.
Dia kemudian berlari ke luar gedung Mapolres Tangsel, setelah rekan-rekannya meneriakkan adanya gempa.
"Enggak ngeuh. Karena saya posisi berdiri lagi ngeliatin motor barang bukti, saya lihat motor itu kok goyang-goyang. Pas ada yang teriak gempa dan pada lari ke bawah dari lantai dua, saya keluar menghindari gedung," jelasnya.
Yulis, warga Pamulang mengaku merasakan guncangan yang cukup kuat dari gempa yang terjadi sore tadi. Dia menyadari setelah lampu gantung dirumahnya mengayun.
"Saya lagi ngobrol sama adik di rumah, adik saya menanyakan ke saya ada gempa. Saya enggak merasa tapi melihat lampu gantung bergoyang akhirnya keluar rumah," ucap dia.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya