Gerombolan bermotor serang warga dan rusak kendaraan di Kemang
Merdeka.com - Sekelompok orang menggunakan sepeda motor mengamuk di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Secara bergerombol, mereka merusak motor-motor yang sedang terpakir. Tak hanya itu, gerombolan pemotor itu juga menyerang sejumlah orang yang tengah nongkrong di pinggir jalan.
Seperti dialami Detok. Pemuda 23 tahun ini menjadi korban amukan gerombolan pemotor tersebut. Padahal, Detok sehari-hari membuka kios rokok dan kopi di pinggir jalan Kemang.
"Saya dikejar sampai digebuki. Seingat saya sih enggak ada yang bawa senjata tajam. Pakai helm full face rata-rata," ujar Detok saat ditemui merdeka.com, Senin (5/3).
Ia memperkirakan waktu kejadian sekira pukul 02.00. "Sekitar jam 2-an pagi kejadiannya," sambungnya.
Senada dengan Detok, Ian (48) tak luput menjadi korban amukan para pemotor tersebut.
"Jadi ada gerombolan motor. Mereka konvoi terus nyerang semua motor yang kelihatan. Sama orang-orang yang lagi nongkrong di pinggir jalan dikejar terus dipukuli," akunya.
Selain itu, gerombolan motor itu juga meminta mobil yang tengah melintas untuk menepi. "Ini saya digebuki," ujar Ian sambil menunjukkan luka di bagian tangan kiri dan kepala belakangnya.
Ia yang juga penjual kios rokok di lokasi mengatakan saat itu ada beberapa sopir ojek online dan warga setempat di kiosnya. "Ya ngopi-ngopi kayak biasanya saja. Mungkin yang (ojek) online lagi nunggu penumpang," tuturnya.
Pantauan merdeka.com di lokasi saat ini tengah tersebar sejumlah personel Kepolisian. Menurut informasi yang beredar, polisi tengah menelusuri jalur yang diamuk gerombolan motor tersebut.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, Kapolsek Mampang Prapatan Kompol M. Syafi'i serta Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta belum menjawab saat dihubungi.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya