Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gerindra siapkan saksi kadernya dituding SARA oleh Ahok

Gerindra siapkan saksi kadernya dituding SARA oleh Ahok Habiburokhman-Ahok. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Gerindra tidak terima disebut rasis oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab Gerindra mengklaim merupakan pelopor perjuangan melawan rasisme. Oleh karena itu, Gerindra konsultasi kepada kepolisian terkait pernyataan tersebut.

"Poinnya memang kita mendiskusikan UU ITE yang dipakai adalah itu, delik pidana umum. Karena yang disebutkan bukan oknum partai Gerindra, institusi Gerindra, bukan manusia orang per orang. Kalau di situ kan lebih ke individu, ya kalau pasal 310 KUHP 309 dengan tulisan, itu bisa institusi bisa orang," kata ketua DPP partai Gerindra bidang advokasi, Habiburokhman, usai menyambangi SPKT Polda Metro Jaya, Sabtu (13/8).

Habiburokhman mengatakan, dalam pernyataan di media massa Ahok menyebut banyak kader Gerindra menyerangnya dengan isu SARA. Hal itu diungkapkan ketika bertemu dengan Sandiaga Uno di Balai Kota. Oleh karena itu, Habiburokhman bakal mempersiapkan saksi-saksi yang mendengar langsung pernyataan Ahok itu kecuali Sandiaga Uno.

"Ada beberapa saksi juga nanti yang akan kita sampaikan ke sini (Polda). Jangan lah dia (Sandiaga) kan capek. artinya dia menyampaikan bahwa di sini, di kompas.com yang kita kutip dikatakan banyak kader Gerindra yang menyerangnya dengan isu SARA, itu siapa yang menyerang Ahok dengan isu SARA?" ujarnya.

Menurutnya, jika Gerindra rasis tidak akan mengusung Ahok di tahun 2012 lalu. Padahal, kata dia, yang membuat Ahok seperti ini adalah Gerindra.

"Kita juga partai yang mengusung Ahok tahun 2012 Bagaimana mungkin kalau kita rasis pada saat itu kita mendukung Ahok? mencalonkan dia dari nobody istilahnya, jadi wakil gubernur. Dia bisa gagah sekarang jadi gubernur, tentu ada proses melewati proses dicalonkan oleh Partai Gerindra," imbuh Habiburokhman.

Saat ditanya apakah hal ini upaya penjegalan buat Ahok di Pilkada mendatang, Habiburokhman mengelaknya. Kata dia, Gerindra malah ingin menciptakan Pilkada yang sehat tanpa ada isu apa pun.

"Sama sekali tidak, kita ingin dia tertib. Kalau menyampaikan tuduhan tentu harus dengan bukti, ada beberapa orang namanya nanti kita sampaikan," ucapnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP