Gerindra akan panggil anggota DPRD Jabar yang minta Fortuner
Merdeka.com - Partai Gerindra Jawa Barat akan memanggil kadernya, Syahrir, terkait usulan mobil dinas 2016. Syahrir yang juga Ketua Komisi I DPRD Jabar itu meminta pada Pemprov Jabar mengganti mobil dinas 95 anggota DPRD dengan Toyota Fortuner.
"Saya segera konfirmasi Syahrir, karena saya belum tahu," kata Ketua DPD Gerindra Jabar Feri Juliantono, saat dihubungi wartawan di Bandung, Selasa (5/4).
Menurut Feri, partai besutan Prabowo Subianto itu tidak pernah memerintahkan anggotanya di DPRD mengurusi mobil dinas. Hanya saja, kata dia, usulan itu bisa datang dari pribadi Syahrir.
"Bisa saja (pribadi). Kalau ini urusannya kepatutan. Tapi kalau melihat kebutuhan dewan bisa saja," ujar Feri.
Feri menilai, jika dengan dalih buat kebutuhan kedinasan apalagi harus mendatangi daerah pemilihan yang jauh, mobil berkapasitas mesin besar memang dibutuhkan. Namun, DPRD harus tetap melihat apakah mobil dinas baru ini sudah sangat mendesak atau tidak.
Hanya saja Feri beralasan, mobil Toyota Fortuner menurut dia bukan barang mewah. "Fortuner itu enggak mewah, uang Rp 50 miliar itu saya kira enggak banyak," imbuh Feri.
Feri menambahkan, jika permintaan Toyota Fortuner tidak begitu mendesak, lebih baik DPRD menundanya. "Kalau Fortuner malah nambah yang sudah ada saya enggak setuju," tutup Feri.
DPRD Jawa Barat mengajukan permintaan penggantian mobil dinas menjadi Toyota Fortuner sekitar 95 unit. Alasannya, mobil Toyota Rush selama ini dijadikan kendaraan operasional kerap dikeluhkan karena kemampuannya kurang memadai. Mereka berdalih, mobil itu merupakan peninggalan anggota DPRD yang lampau.
Baca juga:
Toyota Rush dianggap tak layak, DPRD Jabar ajukan 100 mobil Fortuner
Anggota DPRD Jabar minta fortuner, Aher tunggu reaksi masyarakat
Ngototnya anggota DPRD Jabar minta mobil dinas diganti Fortuner (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya