Gereja di Solo disisir polisi jelang paskah
Merdeka.com - Satuan Brimob dan Gegana Polresta Solo melakukan penyisiran di sejumlah gereja. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan keamanan menjelang perayaan Paskah 2017.
Ada lima gereja besar yang disisir petugas. Lima gereja besar di Kota Solo diperiksa secara seksama oleh petugas secara manual maupun dengan metal detector serta anjing pelacak.

Pantauan di Gereja Katolik St. Petrus Gendengan, sebanyak 20 personel Gegana Brimob Polresta Solo, Kamis (13/4) siang terlihat memasuki tempat ibadat yang ada di Jalan Slamet Riyadi itu. Hampir seluruh sudut di dalam dan luar gedung diperiksa.
Kanit Dalmas Polresta Solo, AKP Suyono mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat yang melaksanakan ibadah di hari Paskah.
"Tujuannya untuk memberikan kenyamanan umat saat beribadat," katanya.
Selain Gereja Katolik St. Petrus Gendengan, polisi juga menyisir Gereja Purbayan, Gereja El Shadai Widuran, Gereja Kepunton dan Gereja Maria Regina.
Suyono menjelaskan, selama dilakukan penyisiran tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan. Selain penyisiran polisi juga akan mengamankan jalannya ibadat Paskah Jumat besok. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya