Gerebek gudang di Binjai, 35 ton pupuk oplosan bersubsidi disita
Merdeka.com - Tim gabungan personel polisi dari Mabes Polri dan Polres Binjai, Sumatera Utara, menggerebek gudang yang dijadikan lokasi pengoplosan pupuk bersubsidi berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan Desa Sendang Rejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
"Benar ada penggerebekan yang dilakukan di gudang pengoplos pupuk bersubsidi," kata Kapolres Kota Binjai, AKBP Mulya Hakim Solichin, di Binjai, Senin (21/3).
Selain menemukan pengoplosan pupuk bersubsidi, polisi juga menyita 35 ton barang bukti pupuk bersubsidi yang akan dioplos, serta 25 jerigen larutan kimia H2O. Bahan-bahan itu akan digunakan untuk merubah warna pupuk subsidi, dari kemerahan muda menjadi warna putih.
"Kita juga amankan ratusan karung bertuliskan pupuk subsidi dan ratusan karung bertuliskan pupuk urea non subsidi. Dan dua pekerja yang berada di lokasi turut diamankan, dibawa ke Mapolres Binjai bersama seluruh barang buktinya," papar Solichin.
Saat ini polisi masih menyelidiki siapa pemilik dan keberadaan pupuk subsidi tersebut. "Kami masih selidiki siapa pemiliknya, dan sekarang seluruh barang bukti sudah kami amankan," katanya.
Seperti diberitakan Antara, praktik pengoplosan pupuk bersubsidi itu sudah berulang kali digerebek polisi, mulai dari Mabes Polri, Poldasu serta Kodim 0203 Langkat.
"Modusnya ratusan karung pupuk subsidi ini dibeli dari Aceh, kemudian diubah dengan cara dicampurkan larutan kimia lalu dimasukkan dalam karung pupuk urea non subsidi," terang Solichin.
Sebelumnya juga petugas pernah melakukan penggerebekan salah satu gudang di jalan Sukarno-Hatta, dengan barang bukti 30 ton pupuk subsidi.
Setelah itu Kodim 0203 Langkat juga menggerebek sebuah gudang di jalan medan-Aceh, di Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, dengan barang bukti 25 ton pupuk subsidi.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya