Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gerah aksi berandalan bermotor, Ridwan Kamil bentuk tim khusus

Gerah aksi berandalan bermotor, Ridwan Kamil bentuk tim khusus Ridwan Kamil. ©2016 Merdeka.com/dian rosadi

Merdeka.com - Tewasnya anggota TNI AD Pratu Galang akibat ulah berandalan bermotor, menunjukkan bahwa kejahatan jalanan di Kota Bandung masih ada. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang.

"Kita terus berupaya dengan polisi, juga membentuk tim dengan komunitas motor untuk saling berbagi informasi intelijen juga," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Selasa (7/6).

Dengan keberadaan tim khusus yang dibentuk itu, diharapkan bisa menjadi upaya mengendalikan kejahatan yang dilakukan secara berkelompok. Sehingga dapat menjadi langkah pencegahan dan meminimalisir aksi berandalan bermotor yang kerap meresahkan.

Sejauh ini banyak yang menggeneralisirkan kelompok bermotor dengan pandangan buruk. Padahal bisa saja pelaku kejahatan jalanan beraksi menggunakan sepeda motor.

"Tapi bedakan antara kriminal dengan geng motor. Sekarang kalau orang berbuat kejahatan pasti naik motor, nah si orang jahat ini belum tentu anggota dari organisasi motor. Artinya kejahatan itu jangan disamakan bahwa ini kejahatan dari berandalan motor yang jumlahnya berkelompok," katanya.

Dia meminta, kepolisian untuk mengambil sikap tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan apalagi sampai mengancam nyawa warganya.

"Mungkin ini individu penjahatnya yang melakukan kejahatan, bagaimana polisi mencari cara (mencegah aksi kejahatan jalanan)," imbuh dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP