Genjot SDM di bidang Pariwisata, ini langkah Menteri Arief
Merdeka.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan tugas Kementerian yang dipimpinnya tak hanya menggenjot promosi pariwisata di tanah air. Namun, juga turut mengembangkan destinasi dan industri pariwisata serta membangun kelembagaan dan Sumber Daya Manusia yang fundamental.
"Memang yang nyaring terdengar adalah aktivitas promosi dan event. Sebenarnya, tiga sektor itu berjalan paralel, bersama-sama, beriringan, dan saling support," ujar Arief Yahya, Rabu (27/7).
Arief menambahkan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dia telah menginstruksikan terus digenjot, baik dari jumlah maupun dari segi mutu. Sebab, di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) SDM di bidang pariwisata lebih unggul dibandingkan tenaga kerja dari negara lain.
"Kerahkan semua resources di perguruan tinggi Pariwisata kita! Karena harus berpacu melawan tuntutan pengembangan destinasi dan industri," katanya.
Salah satu implementasinya, Kementerian Pariwisata akan menggelar kegiatan berupa Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) perguruan tinggi negri dan swasta, 3-5 Agustus mendatang di Hotel Golden Tulip, Bali.
Deputi Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ahman Sya menjelaskan Rakornas itu rencananya akan diikuti oleh perguruan tinggi yang memiliki fakultas, jurusan dan program studi pariwisata tahun 2016.
"Rencananya Rakornas akan diikuti oleh 120 perguruan tinggi dan undangan lainnya. Total peserta yang akan hadir rencananya sebanyak 300 orang. Jika tidak ada halangan, acara ini akan dihadiri oleh pak Menteri Pariwisata sebagai keynote speaker," ujar Ahman.
Ahman mengatakan, tema Rakornas tersebut yakni 'Peran aktif perguruan tinggi pariwisata dalam pencapaian taget 20 juta kunjungan wisman tahun 2020'.
"Kami juga sudah mempersiapkan narasumber yang kompeten yang terkait dengan tema tersebut, kita akan terus berusaha ciptakan SDM yang andal untuk tanah air kita dengan konsisten," ujar pria yang pernah mengenyam pendidikan di Belgia ini.
Narasumber yang akan hadir diantaranya Komisi X DPR RI, Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti, Rektor ITB, Rektor UPI Bandung, para Deputi di Kemenpar, Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata, Perwakilan Lembaga Sertifikasi Profesi, Ketua Tim Percepatan 10 destinasi prioritas, Bappenas, LIPI, dan ketua Hildiktipari (Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia).
Lebih jauh, Ahman memaparkan, tujuan diadakannya acara Rakornas tersebut yang pertama yaitu evaluasi implementasi hasil Rakornas tahun 2015 yang meliputi implementasi kurikulum berbasis kompetensi, pendirian LSP pihak 1 di tiap perguruan tinggi atau wilayah perguruan tinggi dan sertifikasi lulusan.
Kedua, Rakornas itu bertujuan membangun komitmen bersama untuk mensukseskan pembangunan pariwisata sebagai leading sektor pembangunan nasional. Sementara yang ketiga, Rakornas tersebut nantinya akan menggagas terobosan dalam percepatan pembangunan pariwisata.
Keempat, Rakornas tersebut agar mampu melakukan pembagian tugas dan tanggung jawab dalam mensukseskan 10 destinasi prioritas untuk mewujudkan Bali-Bali baru sebagai tempat destinasi yang diunggulkan di tanah air.
"Dan yang terakhir kami akan langsung turun ke Kampus dengan mewujudkan program Pariwisata goes to campus sebagai program yang nyata menciptakan kader-kader pariwisata yang berpotensi untuk Pariwisata kita tercinta," tukasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya