Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Generasi Muda Diingatkan Bentengi Diri dari Infiltrasi Kelompok Pro Intoleransi

Generasi Muda Diingatkan Bentengi Diri dari Infiltrasi Kelompok Pro Intoleransi Simulasi penanganan teroris di Kantor Bupati Purwakarta. ©2017 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Dunia kampus harus terus mewaspadai adanya potensi paham intoleransi dan radikalisme menyusup dan menginfiltrasi mahasiswa. Pencegahan tentunya menjadi sangat penting dilakukan untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman.

Guru Besar Bidang Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Achmad Mubarok mengingatkan generasi muda khususnya para mahasiswa perlu memperbanyak wawasan-wawasan. Hal ini sebagai upaya membentengi diri dari pengaruh ajaran atau paham yang menyesatkan.

"Jika banyak wawasannya maka tidak akan mudah terjerumus kepada pemahaman sempit yang dapat mengarah pada intoleransi dan radikalisme. Ini juga sebagai upaya agar paham-paham tersebut juga tidak tumbuh di lingkungan kampus," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Dia juga mendorong agar diperbanyak diskusi terbuka dan seminar-seminar sehingga para generasi muda bisa tercerahkan. Menurutnya, masyarakat juga perlu diajak belajar dan berpikiran terbuka.

"Jadi kalau dibicarakan terbuka justru hal ini tidak akan tumbuh, tetapi kalau dikejar-kejar itu justru akan tumbuh karena mereka merasa dizalimi," tutur mantan anggota MPR 1999-2004 tersebut.

Terkait dengan ideologi khilafah, lanjutnya, itu berasal dari kekecewaan politik di Timur Tengah kemudian menyebar keluar ke berbagai negara. Dia menegaskan ideologi itu sulit terjadi dengan adanya pemahaman sehingga masyarakat tak mudah terpengaruh.

"Mereka yang menyebarkan paham ini pada umumnya adalah orang yang tidak paham agama, atau orang yang tidak memiliki wawasan kebudayaan," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP