Gempa 4,8 SR guncang Halmahera Barat, warga ketakutan
Merdeka.com - Gempa berkekuatan 4,8 skala richter (SR) mengguncang Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara. Gempa juga dirasakan warga kota Ternate, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara, Rabu (2/12).
"Akibat dari gempa itu, warga yang berada di pesisir Pantai Desa Tuada dan Todowonge, Kecamatan Jailolo lari berhamburan karena takut ancaman tsunami karena goncangannya terasa sangat kuat," kata Kepala BPBD Halbar Chalid Ismail di Ternate.
Guncangan serupa juga dialami oleh warga Banehena, Payo, Bobo, Idamdehe, Payo serta desa lainnya.
Chalid mengatakan, gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi di daratan, maka tidak menimbulkan tsunami, sehingga diharapkan masyarakat agar tenang dan tidak panik. Hanya saja, masyarakat diimbau tetap waspada.
Dia mengatakan, semua tim yang sudah terbagi di lokasi pengungsian untuk berjaga-jaga agar masyarakat setempat tidak merasa panik.
Atas musibah ini, masyarakat diminta tetap berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami tetap bersiaga di lokasi dan kalau terjadi guncangan yang lebih kuat lagi, maka menghindari dari tiang listrik maupun bangunan agar tidak mengalami reruntuhan," ujar Chalid kepada Antara.
Bank Indonesia menyalurkan bantuan logistik ke korban gempa di antaranya beras 25 kg sebanyak 50 sak, mi instan sebanyak 25 dos, ikan kaleng besar (isi 24 kaleng per dos) sebanyak 20 dos, gula pasir sebanyak 10 kg dan kebutuhan lainnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya