Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gembong narkoba Aceh sempat raib saat kerusuhan di Lapas

Gembong narkoba Aceh sempat raib saat kerusuhan di Lapas BNNP Aceh. ©2018 Merdeka.com/Afif

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyatakan mengungkapkan pimpinan sindikat di Aceh, Faisal Sulaiman, sempat raib ketika terjadi kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A, Banda Aceh, Lambaro, Aceh Besar. Padahal Faisal masih menjalani hukuman.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen. Pol. Faisal Abdul Naseer mengatakan, setelah mendapatkan informasi Faisal tidak berada di sel saat terjadi kerusuhan, Kamis (4/1) lalu, dia langsung memerintahkan anak buahnya mencari dan menjaga setiap pintu masuk Lapas.

Walau demikian, lanjut Faisal Abdul Naseer, sehari kemudian tiba-tiba Faisal bisa kembali ke dalam selnya tanpa diketahui petugas yang berjaga.

"Anehnya, semua pintu kita jaga, tetapi lolos dari pantauan anggota, tiba-tiba dia (Faisal) ada dalam sel. Ini pasti ada jalur khusus, karena semua pintu kita jaga," kata Faisal Abdul Naseer di kantor BNNP Aceh, Sabtu (6/1).

Faisal Abdul Naseer mengatakan, setelah Faisal sudah berada dalam sel, petugas BNNP Aceh langsung menjemputnya buat diperiksa. Hanya saja, Faisal kemudian dikembalikan ke Lapas Kelas II A, Banda Aceh, Lambaro, setelahnya. Menurut Faisal Abdul Naseer, Faisal tidak bisa ditahan karena tidak ditemukan alat bukti kejahatan apapun.

"Soal asimilasi diperbolehkan keluar Lapas sedang kita selidiki. Untuk sementara dia keluar tanpa izin," jelasnya.

Faisal merupakan terpidana kasus narkoba divonis sepuluh tahun penjara. Saat ini Faisal baru menjalani setengah masa hukuman. Dia diringkus di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 13 Maret 2013 saat sedang berbelanja. Dia sudah diincar oleh badan antinarkoba itu sejak pertengahan 2012 silam.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP