Gembar gembor Komjen Budi Waseso usut kasus korupsi kelas kakap
Merdeka.com - Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, pihaknya tengah mengusut sembilan kasus korupsi besar yang nilai kerugiannya ditaksir mencapai triliunan rupiah. Sembilan kasus besar itu termasuk tiga perkara yang pernah diungkapkannya ketika baru menjabat Kabareskrim.
Menurut Budi, tiga kasus tersebut dalam tahap penyidikan. Sementara enam sisanya masih dalam tahap pengumpulan data dan penyelidikan.
Tiga kasus itu di antaranya korupsi penjualan Kondensat atau gas bumi berupa cairan yang didapat dari gas alam untuk digunakan pengganti bensin milik SKK Migas (dulu BP Migas) dilakukan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), namun uang hasil penjualannya tak diberikan ke negara. Ditaksir kerugian uang negara dalam kasus ini sekitar Rp 2 triliun.
Kemudian kasus âdugaan korupsi pelaksanaan jasa konsultan dan konstruksi pencetakan sawah yang dilaksanakan di Kementerian BUMN tahun 2012-2014 di Ketapang, Kalimantan Barat dan kasus pengadaan BBM jenis High Speed Diesel (HSD) dari PT Trans Pasifik petrochemical indotama (TPPI) untuk operasional sejumlah pembangkit listrik di Indonesia tahun 2010 silam.
Dalam kasus cetak sawah, Dahlan Iskan telah dimintai keterangan sebagai saksi terkait posisinya saat proyek tersebut berjalan menjabat sebagai Menteri BUMN. Untuk kasus HSD Dahlan ditelisik perannya sebagai mantan Direktur Utama PLN yang menunjuk TPPI sebagai pihak untuk memegang proyek tersebut. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya