Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Geledah rumah Sultan, polisi temukan bahan peledak dan stiker ISIS

Geledah rumah Sultan, polisi temukan bahan peledak dan stiker ISIS Pelaku penyerangan Pospol di Tangerang. ©istimewa

Merdeka.com - Setelah insiden penyerangan Pos Lantas, Cikokol, Tangerang oleh Sultan Azianzah (22), Kamis (20/10) kemarin, polisi melakukan penyidikan dengan menggeledah kediaman Sultan. Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah alat bukti yang berkaitan dengan aktivitas terorisme.

"Di tempat tinggal yang bersangkutan ada senjata tajam samurai, ada dua pisau, ranjau paku, amunisi aktif, ada serbuk potasium sulfur dan alumunium, pipa sepanjang 50 senti, potongan bom pipa itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/10).

Menurut Boy, ukuran potongan pipa yang ditemukan bervariasi ukurannya. Dijelaskan dia, pipa biasanya digunakan sebagai casing bahan peledak yang isinya potasium. "‎Lalu ada batrai biasanya sebagai pemicu bahan peledak," ujar dia.

Bukan hanya itu, dari hasil penggeledahan polisi juga menemukan sejumlah buku dan stiker yang berkaitan dengan jaringan terorisme. Di antaranya buku bernuansa radikal dan stiker ISIS.

"Beberapa alat komunikasi ada buku berjudul petaka akhir jaman. Sangat mungkin mempengaruhi pemikirannya. Ada stiker juga logo ISIS," ucapnya.

Mantan Kapolda Banten ini pun yakin jika Sultan sudah terdoktrin oleh kelompok Maman Abdurrahman. Hanya saja, pihak keluarga tidak bisa berbuat banyak karena Sultan berperilaku tertutup.

"Ada proses cuci otak, doktrinasi yang berhasil terhadap yang bersangkutan sehingga melakukan tindakan seperti ini. Perjuangan keluarga untuk menyelamatkan udah berusaha keras tapi kondisi udah kena pengaruh siapa bisa menahan," pungkas Boy.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP