Gelar Seleksi Petugas Haji, Kemenag Siapkan Langkah Pencegahan Dini Corona
Merdeka.com - Kementerian Agama akan menggelar seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1441H/2020M. Seleksi diikuti 400 peserta akan digelar 18 Maret mendatang di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Dikarenakan seleksi nanti melibatkan banyak peserta, Direktur Bina Haji Khoirizi, sudah melakukan upaya mengantisipasi pencegahan sebaran virus Corona. Seperti diketahui, 34 kasus positif virus Corona terdeteksi di Indonesia.
"Kami siapkan langkah-langkah antisipatif terkait covid-19 pada seleksi petugas haji mendatang," katanya dalam rilis yang diterima merdeka.com, Kamis (12/3).
Selain unsur Kementerian Agama, peserta berasal dari instansi terkait, antara lain TNI, Polri, dan BPS. "Ada juga peserta dari para jurnalis yang akan tergabung dalam tim media center haji," katanya.
Menurutnya, ada semacam protokol seleksi yang sudah disiapkan petugas pelaksana. Protokol tersebut juga berlaku bagi seluruh peserta seleksi. Antara lain: membawa surat kesehatan, serta peserta yang sedang flu dan batuk harus menggunakan masker.
"Kami juga akan siapkan petugas untuk memeriksa kondisi suhu badan seluruh peserta sebelum masuk ruangan acara," ujarnya.
Berikut langkah-langkah antisipasi yang akan dilakukan dalam seleksi petugas haji:
1. Memeriksa kondisi suhu tubuh peserta, sebelum masuk ke ruangan acara. Peserta dengan suhu tubuh di atas 38 derajat, tidak diperkenankan masuk atau dibatalkan melanjutkan proses seleksi.
2. Seluruh peserta harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter.
3. Peserta yang flu dan batuk harus menggunakan masker.
4. Menyiapkan tenaga medis dari klinik Kementerian Agama Pusat selama pelaksanaan.
5. Menghentikan kegiatan bila dalam pelaksanaan tes di dalam ruangan ditemukan indikasi ada peserta yang terpapar virus corona dan segera mengembalikan seluruh peserta ke tempat asalnya.
6. Memastikan lokasi acara memiliki sirkulasi udara yang baik dan memiliki fasilitas memadai untuk mencuci tangan.
7. Memastikan ketersediaan sabun dan air untuk mencuci tangan atau pencuci tangan berbasis alkohol.
8. Meningkatkan frekuensi pembersihan area yang umum digunakan, seperti kamar mandi, konter registrasi dan pembayaran, dan area makan terutama pada jam padat aktivitas.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya